Populer Beberapa Waktu Belakangan, Ini Pro dan Kontra Manfaat Protein Powder bagi Tubuh

Annissa Wulan25 Feb 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 18:30 WIB
Ilustrasi protein powder

Fimela.com, Jakarta Sekarang kamu mungkin akan dengan mudah menemui berbagai produk protein powder dijual di pasaran, sampai kamu bingung memilih mana yang sebaiknya dikonsumsi. Sama halnya dengan karbohidrat dan lemak, protein adalah salah satu dari 3 makronutrien utama, yang digunakan tubuh dalam jumlah relatif besar untuk fungsi sehari-hari.

Protein, khususnya, diperlukan untuk membangun massa otot, memperbaiki jaringan, fungsi kekebalan, dan proses di dalam tubuh lainnya. Protein juga dapat membuat kamu merasa kenyang.

Untuk membuatnya menjadi suplemen bubuk, protein diekstraksi dari sumber makanan hewani atau nabati tertentu melalui berbagai proses. Faktanya, kebanyakan orang sebenarnya tidak membutuhkan protein powder untuk memenuhi kebutuhan harian mereka, seperti dilansir dari huffpost.com.

Tunjangan gizi yang dianjurkan adalah jumlah rata-rata yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar bagi hampir semua orang sehat. Untuk protein, minimal 0,8 gram per kilogram berat badan per hari.

Sebagai referensi, 1 dada ayam seberat 3,5 ons mengandung 31 gram protein yang sudah lebih dari separuh target harian. Lalu, pertimbangkan sumber protein lain, seperti telur, kacang-kacangan, dan salmon, membuat kebanyakan orang dapat memenuhi rekomendasi asupan mereka, tanpa melakukan banyak usaha, termasuk menambahkan protein powder.

 

Manfaat mengonsumsi protein powder bagi tubuh

Ilustrasi protein powder
Ilustrasi protein powder. Sumber foto: unsplash.com/Lyfe Fuel.

Sedangkan jumlah protein dalam 1 porsi protein powder bervariasi dari produk ke produk, namun sebagian besar mengandung 20 sampai 25 gram. Meskipun protein powder terkadang dapat menjadi sumber protein yang cepat dan mudah, namun tidak menawarkan manfaat lainnya.

Berbeda dengan bentuk protein dari makanan utuh yang secara alami mengandung nutrisi lain, seperti serat, vitamin, dan mineral. Jika kamu tidak yakin apakah kamu mendapatkan cukup protein, cobalah untuk membuat jurnal makanan selama beberapa hari untuk melacak asupanmu.

Atau kamu dapat berbicara dengan dokter atau ahli diet untuk menentukan kebutuhan protein individu. Ingatlah, protein juga dapat ditemukan dalam jumlah lebih kecil, seperti biji-bijian, pati, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, polong-polongan, ikan, makanan laut, unggas, produk susu, dan daging sapi.

Walaupun protein powder bukan pengganti makanan asli, namun dapat menjadi pelengkap makanan sehat dan bervariasi. Salah satu manfaat protein powder adalah kenyamanannya, kamu bisa menyimpannya di rak atau dikonsumsi saat berpergian dalam campuran smoothie atau minuman kocok.

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓