Sejarah Keagamaan di Berlin, 1 Tempat Ibadah bagi 3 Agama

Annissa Wulan24 Feb 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 24 Feb 2021, 13:00 WIB
Ilustrasi tempat ibadah

Fimela.com, Jakarta Berlin di Jerman baru saja membuat sejarah keagamaan. Rumah Kesatuan akan menjadi tempat ibadah masjid, gereja, dan sinagoga di bawah 1 atap.

Untuk pertama kalinya, umat Islam, Kristen, dan Yahudi dapat beribadah di 1 tempat. Kompetisi arsitektur bangunan tempat ibadah ini sudah berlangsung dan pemenang sudah ditentukan.

Rancangan awalnya yaitu gedung batu bata dengan menara tengah yang tinggi dan langsung, di bawahnya ada tempat ibadah bagi 3 agama. Lokasinya sendiri berada di Petriplatz, pusat kota Berlin, Jerman.

 

Kota Berlin di Jerman membuat sejarah keagamaan, yaitu membuat 1 tempat ibadah bagi 3 agama

Ilustrasi tempat ibadah
Ilustrasi tempat ibadah. Sumber foto: unsplash.com/Ruben Hutabarat.

Awalnya, bangunan ini milik gereja dan idenya adalah membangun ruang suci bagi pemeluk agama Islam, Kristen, dan Yahudi, tanpa memandang agama satu sama lain. Bagi orang-orang beragama Islam, akan ada tempat khusus wudhu dan ruangan terpisah untuk pria atau perempuan.

Wilfried Kuehn adalah seorang arsitek yang memenangi kompetisi ini dan ia berencana tidak ingin membuat simbol apapun pada bangunan ini. Bagaimana menurutmu?

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓