Lakukan 5 Hal Ini saat Menjalin Hubungan dengan Pria yang Tidak Dewasa

Baiq Nurul Nahdiat24 Feb 2021, 14:15 WIB
Diperbarui 24 Feb 2021, 14:15 WIB
ilustrasi cara menghadapi pasangan yang belum dewasa/pexels

Fimela.com, Jakarta Beberapa orang mungkin mengira bahwa tanda seseorang pria telah dewasa dapat terlihat dari caranya berpakaian atau cara berbicaranya. Namun kedewasaan bukan hanya tentang yang tampak. Beberapa pria bisa terlihat sangat dewasa secara penampilan, namun belum tentu dewasa secara emosional. Ketidakdewasaan semacam ini dapat menyebabkan hubungan yang buruk karena dia tidak dapat memenuhi kebutuhan emosional pasangannya.

Lalu bagaimana cara menghadapi pria yang cenderung kekanak-kanakkan dalam hubungan. Simak ulasan berikut ini, ya, Sahabat Fimela.

Mereka Tidak Bisa Diubah

Dirimu harus mengakui fakta bahwa dia tidak akan berubah, tidak peduli seberapa banyak dirimu mendorongnya untuk menunjukkan kedewasaannya. Jika sifat kekanak-kanakkan itu datangberasal dari dirinya sendiri, maka hal itu akan terus melekat pada dirinya, kecuali ia mau merubah itu. Orang yang tidak dewasa secara emosional cenderung menyalahkan semua orang dan segalanya atas perilaku buruk mereka dan cenderung tidak mau mengakui kesalahannya.

Bicaralah Padanya

pasangan sedang berbicara
Ilustrasi/copyright shutterstock/soo hee kim

Jika pasanganmu bisa terbuka untuk mendengar masukan, maka dirimu harus meluangkan waktu dan berbicara dengannya tentang masalahnya. Ini adalah salah satu cara penting untuk menghadapi pacar yang belum dewasa. Misalnya, dirimu bisa memintanya agar ia bisa bersikap lebih bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan perilaku dengan usianya, atau paling tidak sikapnya bisa mengimbangimu.

Bersikap Tegas

Pria yang tidak dewasa secara emosional cenderung sangat egois dan manipulatif. Oleh karena itu, penting untuk menegaskan saat dirimu berkomunikasi dengannya. Ini tidak berarti dirimu menjadi agresif atau sombong, cukup jelaskan apa yang harapkan darinya. Dan jika ia tidak siap untuk menerima permintaan itu untuk menjadi lebih baik, maka berikan ia konsekuensi, seperti dirimu tak akan menghubunginya untuk beberapa hari.

Jangan Menjadi Ibunya

Beri Kesempatan Pada Pasanganmu Untuk Bicara
Ilustrasi Pasangan Bertengkar Credit: pexels.com/Polina

Jika pasanganmu adalah seseorang yang kekanak-kanakkan, maka jangan pernah jadikan drimu sebagai pengasuhnya. Memanjakan mereka hanya akan membuat mereka merasa nyaman dengan perilakunya tersebut. Buatlah ia bertanggung jawab atas situasi atau masalah apapun yang ia ciptakan. Ini agar membantunya untuk bersikap lebih dewasa.

Bersabarlah

Jika pasanganmu menerima perubahan dalam hidupnya, dirimu dan pasangan harus membuat komitmen dan saling mendukung melalui proses tersebut. Perubahan memang tidak mudah, tetapi bisa dilakukan dengan pola pikir dan usaha yang benar. Dirimu harus bersabar dengannya karena dia tidak akan tiba-tiba berubah menjadi sosok yang dewasa dalam seketika.

Demikianlah beberapa hal yang bisa membantu pasanganmu agar ia bisa bersikap lebih dewasa. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓