Sejumlah Pantai di Aceh Berusaha Bangkit dari Keterpurukan Akibat Pandemi COVID-19

Vinsensia Dianawanti24 Feb 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 24 Feb 2021, 16:00 WIB
Pergi ke Tempat Wisata

Fimela.com, Jakarta Dampak pandemi COVID-19 menghantam industri pariwisata dengan begitu keras. Jika biasanya daerah pantai menjadi destinasi wisata favorit wisatawan, kini sepi pengunjung. Hal ini pula yang dialami oleh sejumlah pantai di Aceh.

Untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di Aceh, Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Iskandar membuka sejumlah objek wisata di ibukota Provinsi Aceh. Dengan kebijakan ini diharapkan dapat membangkitkan kembali industri pariwisata, khususnya pantai di Aceh. Selain itu, perekonomian para pelaku industri UMKM juga terbantu.

Sejak Maret hingga Juli 2020, banyak tempat wisata yang ditutup. Imbasnya adalah terpuruknya ekonomi rakyat yang menggantungkan hidupnya di tempat wisata.

Pemerintah pusat pun akhirnya mengeluarkan instruksi untuk membuka kembali tempat wisata, termasuk pantai di Aceh. Dengan pertimbangan, aktivitas ekonomi masyarakat di sektor pariwisata kembali bangkit.

 

Tempat wisata boleh dibuka

Ilustrasi pantai (sumber: Pixabay)
Ilustrasi pantai (sumber: Pixabay)

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar Ridwan Jamil menyebut, tempat wisata boleh kembali dibuka dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Masyarakat pun kembali memadati tempat wisata akibat rasa jenuh berada terus menerus di rumah.

Sejumlah pantai di Aceh yang kembali ramai, di antaranya adalah Joel's Bungalow, Babah Kuala, Pasir Putih, Ujong Batee, dan masih banyak lagi. Petugas Satpol PP pun dikerahkan untuk memastikan setiap warga yang mendatangi tempat wisata tetap menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya pengunjung dilarang masuk ke tempat wisata jika tidak menggunakan masker.

 

Program CHSE

kepribadian
ilustrasi perempuan di pantai/Photo by Riccardo Bresciani from Pexels

Program CHSE yang dibuat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI pun diterapkan sebagai upaya membangkitkan kembali industri pariwisata di masa new normal. Pemkab Aceh Besar pun melakukan beberapa pelatihan pengembangan industri pariwisata di tengah pandemi COVID-19 dengan berpedoman pada program CHSE. Sembari menyediakan infrastruktur yang memadai.

Berbagai terobosan terus diupayakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk kembali membangkitkan industri pariwisata di Aceh. Masyarakat pun diminta untuk tetap patuh akan menjalani protokol kesehatan yang sangat ketat.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓