Bacaan Doa Qunut Nazilah Sebagai Amalan Sholat Subuh, Lengkap Beserta Arti dan Hukumnya

Imelda Rahma13 Apr 2021, 13:45 WIB
Diperbarui 23 Apr 2021, 12:28 WIB
Baca Doa Qunut

Qunut Nazilah adalah doa yang dibaca dalam salat fardu, yaitu setelah rukuk atau iktidak pada rakaat terakhir. Qunut ini dibaca khususnya untuk menangkal malapetaka, musibah dan bencana agar segera keluar dari keburukan-keburukan tersebut.

Membaca Qunut Nazila saat terjadi musibah merupakan sunah yang bila dikerjakan mendapat pahala. Hukum itu merujuk pada pendapat Imam Ibrahim Al Bajuri dalam kitabnya berjudul Hasyiyah Al Bajuri Ala Ibni Qasim. Pendapat Imam Al Bajuri itu diperkuat oleh pendapat Imam An Nawawi Al Jawi dalam kitabnya Syarah Kasyifassaja:

"Disunahkan membaca doa qunut di setiap salat [Subuh dan lainnya] di dalam iktidal rakaat terakhir karena turun bala," tulis Imam An Nawawi dalam kitabnya.

Sedangkan Qunut dalam arti umum, ini merupakan doa yang dibaca saat salat Subuh. Doa tersebut bisa dibaca setiap hari, baik bila terjadi musibah atau tidak. Pendapat tersebut merujuk pada sebuah hadis berikut:

"Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan Qunut di dalam salat Subuh hingga wafat," hadis diriwayatkan Anas RA.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas bacaan doa qunut nazilah sebagai salah satu amalan sholeh di bulan Ramadan, lengkap beserta arti dan hukumnya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Bacaan Doa Qunut Nazilah

Bacaan Doa Qunut Nazilah
Ilustrasi Membaca Doa Credit: shutterstock.com

Berikut bacaan doa qunut nazilah: 

Allaahummahdii fiiman hadait, Wa 'aafinii fiiman 'aafait

Wa tawallani fiiman tawallait, Wa baarikli fiimaa a'thoit

Wa qini syarro maa Qodloit, Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo 'alaik

Wa innahu laa yadzillu man waalat, Wa laa ya'izzu man 'aadait

Tabaarokta robbanaa wa ta'aalait, Fa lakal hamdu 'alaa maa qodloit, Astaghfiruka wa natuubu ilaik

Allaahummadfa' 'annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa' wal fahsyaa'a wal munkar

Was suyuufal mukhtalifat wasy syadaaida wal mihan

Maa zhoharo minhaa wa maa bathon, mim balainaa hadzaa khoosshoh wa min buldaanil muslimiina 'Aammatan

Innaka 'Alaa Kulli Syaiin Qadiir, Wa shallaahu 'alaa Sayyidinaa Muhammadin

Nabiyyil Ummiyyi wa'alaa aalihi wa Shahbihii wa Sallam

Terjemahan Bacaan Doa Qunut Nazilah

Terjemahan Bacaan Doa Qunut Nazilah
Ilustrasi Membaca Doa Credit: shutterstock.com

Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau.

Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan.

Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

Tata Cara Membaca Doa Qunut Nazilah

Tata Cara Membaca Doa Qunut Nazilah
Ilustrasi Membaca Doa Credit: shutterstock.com

Doa Qunut Nazilah disunnahkan untuk dibaca di setiap sholat fardhu untuk menangkal turunnya musibah atau mala petaka, dengan tata cara sebagai berikut:

  • Dilakukan di setiap sholat fardhu di rakaat terakhir setelah ruku'.
  • Membaca Doa Qunut Nazilah dengan lengkap sesuai yang diajarakan.
  • Dibaca pelan saat sholat sirriyah (sholat yang disunnahkan tidak mengeraskan suara, yaitu sholat Dhuhur dan sholat Ashar) dan dibaca keras saat sholat jahriyah (sholat yang disunnahkan mengeraskan suara, yaitu sholat Maghrib, Isya' dan Subuh), baik ketika menjadi imam atau sedang sholat sendirian.
  • Bagi imam sholat jama'ah, saat membaca Doa Qunut Nazilah ini agar mengumumkan lafadz doanya, yaitu dengan mengubah kata ganti untuk diri sendiri menjadi kata ganti untuk orang banyak, dan makmum cukup mengaminkannya.
Lanjutkan Membaca ↓