4 Tips Minum Kopi yang Aman untuk Kesehatan Selama Bulan Ramadan

Anisha Saktian Putri04 Mei 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 09:30 WIB
Konsumsi kopi selama Ramadan/dok. JumpStart Coffee

Fimela.com, Jakarta Bulan Ramadan mendorong sebagian besar orang yang terbiasa mengawali harinya dengan minum kopi, perlu menyiasati waktu dan cara yang tepat mengonsumsi kandungan kafein saat berpuasa. 

Untuk itu, sahabat Fimela harus menyiasati minum kopi yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan, agar tidak terjadi masalah pada kesehatanmu. Untuk itu berikut ini beberapa tips mengonsumsi kopi di bulan penuh berkah ini.

1. Pilihlah biji kopi terbaik

Brian Imawan, CEO JumpStart Coffee menjelaskan, melihat permasalahn tersebut pionir penyedia layanan mesin kopi pintar otomatis, JumpStart Coffee memastikan menggunakan biji kopi terbaik dan proses pengolahan yang higienis agar pengguna dapat tetap aman mengonsumsi kopi di bulan puasa. 

“Lebih dari sekedar menghadirkan produk kopi andalan JumpStart Coffee, kami juga menyediakan beragam produk non-kopi kekinian yang dapat dijadikan sebagai salah satu opsi takjil saat berbuka. Selain itu, khusus di Ramadan kali ini, kami menghadirkan paket hampers coffee set dan tea set untuk dinikmati di rumah bersama keluarga atau pun dikirimkan ke kerabat dan rekan kerja,” ujar Brian. 

2. Minum kopi setelah makan khususnya saat sahur

Mengutip Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Perdana Samekto, minum kopi di bulan Ramadan harus dipastikan diminum setelah makan besar terlebih dahulu untuk mencegah naiknya asam lambung. 

Untuk itu, kopi dapat dikonsumsi setelah berbuka puasa maupun setelah menyantap sahur. Agar manfaat kafein dapat bekerja lebih tepat, minum kopi setelah sahur adalah waktu yang pas sebelum memulai hari produktif seharian.

3. Tentukan jumlah wajar konsumsi kopi

Konsumsi kopi selama Ramadan/dok. JumpStart Coffee
Konsumsi kopi selama Ramadan/dok. JumpStart Coffee

Seperti yang dilansir dalam Food and Drug Administration, orang dewasa dapat mengonsumsi hanya 400 miligram kafein atau setara empat hingga lima cangkir kopi sehari. Untuk itu, cukup mengonsumsi satu gelas di saat waktu berbuka dan sahur ataupun salah satunya. 

4. Simpan kopi yang tepat

Minuman kopi maupun non-kopi yang telah dibeli sebaiknya disimpan dalam kulkas terlebih dahulu sembari menunggu waktu dikonsumsi. Untuk menjaga kualitas rasa dan tidak terkontaminasi suhu ruangan. Berbeda dari kopi bubuk atau biji kopi. Maka, sangat aman jika masyarakat membeli kemasan yang lebih besar yaitu satu liter untuk konsumsi beberapa kali dan mengurangi aktivitas belanja keluar rumah yang terlalu sering. 

JumpStart Coffee juga menawarkan lebih dari 20 menu kopi dan minuman non-kopi segar seperti cokelat dan teh matcha untuk dijadikan takjil selain varian minuman kopi yang beragam. Beberapa menu favorit JumpStart Coffee seperti Hazelnut Latte, Caffe Latte Gula Aren, dan Regal Aren Latte untuk varian kopi serta Dark Choco, Milo Dino, dan Matcha Latte adalah varian non-kopi.

“Kami ingin melengkapi menu berbuka puasa dan sahur masyarakat agar lebih manis dan hangat bersama keluarga. Serta mengembangkan inovasi smart coffee vending machine atau yang disebut sebagai JumpStart Smart Coffee Bar,” tutup Brian.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓