Terasa Bersisik, Ini 7 Tips Mengatasi Kulit Kering saat Menjalankan Puasa Ramadan

Gayuh Tri Pinjungwati21 Apr 2021, 12:15 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 12:15 WIB
single berhijab

Fimela.com, Jakarta Selama menjalankan puasa Ramadan, seluruh umat Muslim harus menahan rasa lapar dan haus. Jika asupan makanan dan air tidak terpenuhi mungkin dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Kurangnya asupan air dalam tubuh membuat kita dehidrasi yang dapat memengaruhi pada kelembaban kulit.

Bagi sebagian besar perempuan menjaga kesehatan kulit itu penting terlebih dengan cara alami seperti minum banyak air putih. Nah, di saar puasa seperti ini, mungkin Sahabat Fimela tidak dapat memenuhi kebutuhan air dalam tubuh dengan maksimal. Menjaga kesehatan kulit sama pentingnya dengan memiliki pola makan yang sehat selama Ramadan. Tips berikut akan membantumu mendetoksifikasi kulit selama bulan suci.

1. Hidrasi

Minum cukup air bermanfaat bagi kulit. Minumlah setidaknya delapan gelas antara buka puasa dan sahur. Hindari minum minuman berkarbonasi atau bergula seperti soda dan jus, serta kafein karena dapat menyebabkan dehidrasi. Buatlah minuman dengan campuran buah segar ke dalam air putih. Ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengeluarkan racun, membuatmu terhidrasi, dan bebas kalori.

2. Jangan Terlalu Sering Mencuci Muka

Selama Ramadan, kemungkinan kulit mengalami dehidrasi akibat puasa. Ini bisa memburuk dengan mencuci muka secara berlebihan. Jika dirimu perlu mendinginkan kulit, gunakan semprotan pembersih sebagai gantinya. Simpan di lemari es untuk kesejukan ekstra.

3. Tabir Surya

Selama Ramadan di musim panas, kulitmu harus terlindungi dari sinar matahari yang kuat. Oleskan tabir surya pada siang hari yang memiliki setidaknya SPF 30, dan aplikasikan kembali jika dirimu berada di luar ruangan selama lebih dari tiga jam. Tabir surya ini menawarkan perlindungan penuh tanpa menyumbat pori-pori.

4. Konsumsi Makanan Sehat

diet makan sehat sayur buah
ilustrasi diet/copyright by Beboopai (Shutterstock)

Jika dirimu menginginkan kulit yang bercahaya dan tampak sehat bahkan saat berpuasa, tingkatkan asupan antioksidan selama buka puasa dan sahur. Konsumsilah makanan yang kaya serat dan antioksidan, seperti berry, almond, dark chocolate, dan delima. Minumlah segenggam buah beri pilihan, buah ini merupakan sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan kulit setelah seharian berpuasa.

5. Rawat Kulit

Gunakan masker wajah sekali atau dua kali seminggu. Juga, pastikan untuk melakukan eksfoliasi secara teratur tergantung pada jenis kulitmu, dirimu dapat melakukan eksfoliasi pada wajah hingga dua kali seminggu. Ini membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, dan kulit terasa lebih halus dan terlihat lebih bercahaya.

Eksfoliasi secara teratur juga merangsang sirkulasi darah di wajah, ini bagus untuk mengatasi retensi air dan bengkak, terutama di pagi hari. Membilas wajah dengan air dingin setelah pengelupasan membantu menutup pori-pori.

6. Melembabkan

Setelah rutinitas perawatan kulit harian, penting untuk melembabkan kulit. Gunakan pelembab yang menghidrasi yang menutupi kurangnya konsumsi air di siang hari. Bagi mereka yang memiliki kulit kering, gunakan krim untuk melembabkan kulit. Jika dirimu memiliki kulit berminyak, gunakan pelembap berbahan dasar gel yang memiliki kelembapan tinggi.

7. Suplemen

Setelah mengikuti semua langkah ini, jika kulit masih terasa kekurangan nutrisi atau vitamin tertentu, suplemen kulit mengandung vitamin dan antioksidan yang meningkatkan kesehatannya. Suplemen yang direkomendasikan untuk kesehatan kulit mengandung vitamin C, E dan A, serta selenium dan zinc. Ambil dosis yang dianjurkan dari setiap suplemen selama buka puasa dan sahur.

Nah, berikut tadi cara merawat kulit tetap sehat saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, Sahabat Fimela!

Cek Video di Bawah Ini

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓