Tahun 2030 Mendatang, Bulan Ramadan akan Berlangsung 2 Kali dalam Setahun

Annissa Wulan04 Mei 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 07:30 WIB
Tahun 2030 Mendatang, Bulan Ramadan akan Berlangsung 2 Kali dalam Setahun

Fimela.com, Jakarta Menurut perhitungan para pakar, di tahun 2030 mendatang, umat Muslim akan menjalani 2 kali bulan Ramadan. Hal ini akan menjadi kali berikutnya sejak terakhir kali terjadi pada tahun 1997 lalu.

Anggota Federasi Arab Ilmu Antariksa dan Astronomi Ibrahim Al Jarwan menyatakan bahwa kalender Islam yang terpaku pada tahun bulan atau Qomariyah, secara konsisten bergerak sekitar 11 hari pendek dari tahun matahari atau Hijriah. Untuk setiap tahun yang berlalu dan tergantung pada penampakan hilal bulan, Ramadan akan mundur sekitar 10 atau 11 hari dari tanggal semula.

Di tahun 2030 mendatang, akan terjadi Ramadan sebanyak 2 kali. Yang pertama berlangsung ketika Ramadan dimulai di tanggal 5 Januari, sedangkan yang kedua akan dimulai pada tanggal 26 Desember 2030.

 

Tahun 2030 akan ada 2 kali bulan Ramadan

Tahun 2030 Mendatang, Bulan Ramadan akan Berlangsung 2 Kali dalam Setahun
Para pakar memperhitungkan bahwa di tahun 2030 mendatang akan ada 2 kali bulan Ramadan, simak di sini penjelasannya.

Total hari puasa akan menjadi kurang lebih 36 hari. Kalender Hijriah berisi 354 hari atau 11 hari lebih sedikit dari Gregorian dan pada akhirnya kedua sistem kalender ini membentuk lingkaran penuh, serta mengulangi diri mereka sendiri.

Dibutuhkan waktu selama 33 tahun sampai tahun Hijriah melewati penuh tahun Gregorian. Sebelumnya adalah pada tahun 1997, lalu tahun 2030, dan akan terulang lagi pada tahun 2063. Bagaimana menurutmu, Sahabat FIMELA?

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓