Diary Fimela: Mengenal Lebih Dekat Orang-Orang Tersayang Melalui Permainan Kartu 'tentangKita'

Fimela Editor11 Mei 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 11:36 WIB
Diary Fimela

Fimela.com, Jakarta Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai rupanya turut mempengaruhi hubungan yang menjadi renggang. Kurangnya interaksi dan karantina diri disinyalir menjadi penyebab berjaraknya suatu hubungan.

Bahkan karena sering bertemu, tak sedikit diantaranya yang menjadi sering bertengkar dengan pasangan. Padahal seharusnya, momen ini bisa kita gunakan untuk saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam.

Atas dasar itulah yang membuat Syelin Lusiana Naba dan Clara Vania menciptakan sebuah permainan kartu bernama tentangKita. Bukan sekedar permainan kartu biasa, tentangKita memiliki misi untuk menguatkan yang dekat dan merekatkan yang renggang.

Permainan ini memberikan kita kesempatan. Kesempatan untuk lebih mengenal orang-orang yang selama ini kita pikir kenal, untuk mendengar kisah dan pandangan yang selama ini tak tersuarakan.

Permainan kartu ini berisikan pertanyaan-pertanyaan dimana orang-orang bisa saling bertukar pendapat, sudut pandang, dan pengalaman mereka agar menjadi lebih dekat satu sama lain,” tutur Syelin saat dihubungi langsung oleh FIMELA.

Banting setir dari bisnis sewa kebaya

Berawal dari bisnis sewa kebaya yang terdampak oleh pandemi, Syelin dan Clara akhirnya terpaksa banting setir untuk menutupi biaya yang keluar dari bisnis pertama mereka. 

“Lalu kita melihat ada peluang orang-orang lagi karantina di rumah. Dan ini juga berdasarkan pengalaman pribadi kita berdua yang sering berkonflik dengan anggota keluarga selama pandemi.  Jadi mungkin dengan adanya permainan kartu ini bisa jadi kesempatan untuk kembali dekat dan saling mengenal satu sama lain,” kata Syelin.

 

terinspirasi dari sebuah permainan

Diary Fimela
Clara Vania & Syelin Lusia Naba, Founder tentangKita

Dua sejawat yang telah bersahabat sejak SMA ini mengaku terinspirasi dari sebuah permainan yang sudah ada sebelumnya. Merasa tertarik, Syelin dan Clara akhirnya memutuskan untuk membuat bisnis serupa dengan memadukan unsur budaya-budaya Indonesia di dalamnya 

“Waktu itu Syelin sempat mention bahwa ada satu brand di US yang seru banget. Akhirnya kita memutuskan, kayaknya ini lucu deh kalau di Indonesia ada permainan kartu seperti ini juga tetapi pertanyaanya yang Indonesia banget,” kata Clara.

 Setiap edisi punya tema dan tujuan tertentu

 Setiap edisi yang diluncurkan tentangKita, memiliki tema dan pembahasan yang berbeda-beda. Misalnya seperti edisi pertama mereka tentangKita klasik, yang terbagi menjadi empat topik yakni perkenalan, pengalaman, perspektif, dan penutup.

“Kalau perkenalan tentang seberapa kenal pemain dengan pemain lainnya, pengalaman lebih ke sharing cerita, perspektif membahas suatu isu tertentu, sementara penutup mengalir aja sepanjang permainan,” terang Clara.

 Selain itu, setiap edisi juga mempunyai tujuan tertentu yang ingin dicapai. “Misalnya edisi pasangan yang kita khususkan untuk orang yang lagi pendekatan. Jadi kami berharap melalui permainan ini, mereka menjadi lebih mengenal satu sama lain sebagai calon pasangan, “ lanjut perempuan kelahiran 14 September 1997 itu.

Mendapat respon positif dari masyarakat

Diary Fimela
Clara Vania & Syelin Lusia Naba, Founder tentangKita

Kedua sahabat ini tak pernah menyangka, permainan tentangKita diminati banyak orang. Bahkan mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Salah satu pengalaman berkesan menurut mereka ialah ketika salah seorang pelanggannya menghubungi mereka via Direct Message Instagram, yang menceritakan pengalamannya bermain tentangKita.

“Jadi ada seorang ibu yang menceritakan pengalamannya bermain dengan suami dan anaknya yang menginjak usia remaja. Dapatlah satu pertanyaan untuk anaknya ‘di keluarga ini siapa anggota keluarga yang kamu ingin lebih dekat?’, terus anaknya jawab ‘mau lebih dekat sama papa karena selama ini belum begitu dekat’, terus suaminya jadi berkaca-kaca gitu,” cerita Syelin soal pengalamannya yang begitu berkesan.

Kisah menarik lainnya adalah ketika salah satu pelanggannya menceritakan pengalamannya bermain edisi pasangan bersama calon pasangan. Setelah mereka bermain, pelanggan tersebut mengatakan calon pasangannya seketika langsung berkomitmen ingin serius dengannya. “Sampai bilang main tentangKita ada peletnya,” kata Syelin seraya tertawa.

Melihat hal tersebut, Syelin dan Clara semakin termotivasi untuk terus berkarya. Kedua sahabat ini berharap tentangKita bisa menjadi alat atau sarana orang-orang untuk mendekatkan diri atau saling mengenal satu sama lain. 

Untuk ke depannya, mereka mengatakan juga akan merilis edisi-edisi baru dengan tujuan yang sama, yakni merekatkan yang renggang dan menguatkan yang dekat. “Mungkin saja kita akan melakukan kolaborasi lagi, jadi ditunggu aja di @maintentangkita.” pungkas mereka.

Penulis: Hilda Irach

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓