Penelitian Membuktikan, Dirimu Hanya akan Jatuh Cinta Ketika Hatimu Siap

Febi Anindya Kirana06 Mei 2021, 12:25 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 12:25 WIB
pasangan bahagia

Fimela.com, Jakarta Jatuh cinta adalah fenomena yang menakjubkan yang bisa dirasakan setiap orang. Jatuh cinta mungkin tak selalu berakhir baik, tapi selalu bisa menciptakan debaran yang tak biasa dan mengejutkan. Meski jatuh cinta sangat umum dirasakan setiap orang, tapi ternyata ada juga seseorang yang tak bisa jatuh cinta karena kondisi tertentu.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Cambridge University Press menemukan bahwa seseorang hanya bisa jatuh cinta jika ia siap dan mengizinkan dirinya sendiri untuk jatuh cinta.

Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2016 oleh Rolf Reber tersebut, disebutkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan seseorang ketika bertemu dengan orang lain dengan tujuan ingin menjadi pasangan, maka ia harus merelakan dirinya sendiri untuk jatuh cinta.

Seseorang harus mau jatuh cinta jika ingin jatuh cinta

pasangan cinta
ilustrasi pasangan cinta/Photo by Sokol Laliçi from Pexels

Jika seseorang mengatakan pada dirinya bahwa ia tidak mau jatuh cinta, maka selesailah hubungan sampai di situ, entah sebagai teman atau kenalan saja.

Kedua, ketika seorang perempuan siap untuk jatuh cinta, dia perlu bertemu dengan pria yang menarik perhatiannya. Atau di kala tertentu hanya perlu pria mana pun (segala jenis pria tanpa kriteria tertentu) sebagai sasaran jatuh cinta. Studi ini membuktikan bahwa ketika kita siap untuk jatuh cinta, kita mungkin tidak terlalu pilih-pilih untuk menyukai seorang pria, dengan kata lain kita lebih mudah jatuh cinta.

Jadi Sahabat Fimela, jika kamu saat ini merasa kesulitan jatuh cinta, coba tanyakan pada dirimu sendiri, apakah sebenarnya kamu sudah mengizinkan dirimu sendiri untuk jatuh cinta atau justru sebaliknya?

#ElevateWoman with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓