Festival Joglosemar Tempat Berburu Produk Lokal Berkualitas, Jangan Sampai Ketinggalan

Anisha Saktian Putri07 Mei 2021, 10:30 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 11:04 WIB
Arane salah satu produk lokal hadir di Joglosemar/dok. Instagram @arane_id

Fimela.com, Jakarta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) terus mendorong masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, terutama produk lokal melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Gerakan Nasional BBI merupakan sebuah gerakan yang diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020 sebagai bentuk dukungan terhadap Industri Indonesia, khususnya Artisan Industri Kecil dan Menengah serta mendorong masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal agar Industri Indonesia dapat terus bertumbuh di negeri sendiri.

“Seperti kita ketahui nilai Purchasing Manufacturing Index (PMI) mengalami ekspansi 3% di bulan April 2021 menjadi 54,6 menunjukkan optimisme dunia industri serta semakin bertumbuhnya ekonomi Indonesia,” ungkap Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka. 

Pada tahun ini, tahun ke-2 BBI, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menghadirkan Festival Joglosemar. Digelar sepanjang Mei 2021 dengan melibatkan pemerintah daerah, pelaku Industri Kecil dan Menengah, platform teknologi pemasaran, pembayaran, logistik, ekosistem pendukung industri dan masyarakat.

Sesuai dengan tema besarnya, Kemenperin bersama Bank Indonesia menghadirkan Artisan dari daerah Jawa Tengah dan DIY dalam perhelatan Festival Joglosemar.  Misalnya saja Spedagi Bamboo Bike dan Arane. Arane merupakan produk fashion dengan konsep ecoprint. Sedangkan Spedagi Bamboo Bike merupkan sepeda dasar bambu. 

Sasaran Festival Joglosemar adalah meningkatkan jumlah Industri Kecil Menengah (IKM) yang memanfaatkan pemasaran digital, menciptakan value creation bagi IKM, dan meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia. Artisan Indonesia itu sendiri merupakan usaha mikro, kecil dan menengah yang menghasilkan produk dan jasa dengan nilai tambah dan kualitas tinggi, serta keunikan dan spesialisasi yang tidak banyak dimiliki oleh pesaing Negara lainnya.

Rangkain kegiatan

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) mengatakan terus melakukan pembinaan dan pengembangan IKM agar hasil produksinya memiliki kualitas yang sesuai dengan permintaan pasar, salah satunya melalui program e-Smart IKM yang bertujuan mendorong pelaku IKM berjualan di platform digital antara lain melalui marketplace Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, IndoTrading dan Dana.

“Tahun 2020, sebanyak 3,8 juta UMKM telah onboarding di marketplace dari target 2 juta UMKM. Tahun ini kami menargetkan 6,1 juta UMKM masuk di marketplace dengan omset yang meningkat,” kata Gati. 

Kampanye #FestivalJoglosemar dibuka dengan webinar pertama pada tanggal 6 Mei 2021. Adapula serangkaian webinar lainnya dengan total 24 webinar BBI sepanjang Mei 2021.

Acara puncak akan diselenggarakan di Candi Borobudur pada tanggal 20 Mei 2021 secara hybrid dan disiarkan melalui media zoom dan youtube. Adapun pada acara puncak diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan antara lain, fashion show produk artisan IKM, pembelian produk IKM secara offline maupun online, pameran produk Artisan IKM dan lain - lain.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 22 JUNI 2021