5 Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Risiko Penyakit Tuberkolosis

Imelda Rahma10 Mei 2021, 07:15 WIB
Diperbarui 10 Mei 2021, 09:24 WIB
Yoga

Menjaga diri dari masalah kesehatan yang bakal terjadi merupakan hal yang penting dilakukan. Hal ini terutama semakin penting pada penyakit dengan prevelansi tinggi di masyarakat seperti tuberkulosis (TB/TBC).

Asyahidatul Muchlisah Fitriana, Dokter Konsulen Medis Laboratorium Klinik Pramita mengatakan bahwa gaya hidup sehat, menjadi salah satu yang bisa dilakukan agar masyarakat terhindari dari TB.

"Menjalani hidup sehat sangat penting dilakukan, apalagi di era pandemi saat ini, karena dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi kita semua," kata Fitriana dalam siaran pers beberapa waktu lalu, dilansir dari Merdeka.com.

"Salah satu manfaat kebiasaan hidup sehat, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas diri," ia menambahkan. "Banyak hal yang dapat dilakukan untuk hidup sehat, mulai dari hal yang sederhana, seperti minum air putih hingga berolahraga tiap hari."

Setidaknya, ada 5 cara yang bisa seseorang lakukan untuk menjalani gaya hidup sehat, agar dapat menghindari risiko terkena tuberkulosis. Dilansir dari Merdeka.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Aktif Melakukan Aktivitas Fisik

Aktif Melakukan Aktivitas Fisik
Ilustrasi Aktivitas Fisik Credit: pexels.com/Ketut

Masyarakat diimbau untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin meskipun saat ini lebih sering di rumah, untuk meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh.

Aktivitas fisik pun dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti jalan kaki atau sambil membersihkan rumah. Tidak hanya untuk kesehatan, olahraga juga dapat membantu mengurangi stres dan mengendalikan kecemasan.

Mengonsumsi Sayur dan Buah

Mengonsumsi Sayur dan Buah
Ilustrasi Makanan Sehat Credit: pexels.com/Haul

Sayur dan buah berguna untuk menjaga metabolisme dalam tubuh. Kandungan dalam makanan tersebut membantu tubuh mencegah banyak penyakit yang masuk.

Setiap orang disarankan mengonsumsi buah dan sayur sesuai dengan kebutuhannya. Untuk itu, seseorang dapat berkonsultasi ke dokter spesialis gizi untuk mengetahui porsi yang tepat bagi tubuhnya.

Katakan Tidak Pada Rokok

Katakan Tidak Pada Rokok
Ilustrasi Rokok Credit: pexels.com/Dicty

Rokok mengandung zat yg bersifat toksik bagi organ tubuh. Selain itu, rokok juga bisa memperparah penyakit yang sudah ada, atau meningkatkan risiko terkena penyakit terutama saluran napas.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa merokok meningkatkan risiko terinfeksi tuberkulosis paru. Selain itu, rokok juga dapat memperparah infeksi paru akibat TBC.

Tidak hanya bagi perokok aktif, perokok pasif pun juga rentan terkena tuberkulosis.

Tidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Tidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol
Ilustrasi Minuman Beralkohol Credit: pexels.com/Delta

Jika dikonsumsi secara berlebihan, beberapa penyakit bisa muncul akibat minuman beralkohol. Beberapa di antaranya seperti hepatitis, perlemakan hati, kanker, anemia, dan tuberkulosis.

Rutin Cek Kesehatan Secara Berkala

Rutin Cek Kesehatan Secara Berkala
Ilustrasi Konsultasi Credit: pexels.com/cottonbro

Cek kesehatan atau Medical Check Up, menjadi langkah preventif yang direkomendasikan untuk mengetahui penyakit yang diderita, atau mencegah kemungkinan komplikasi untuk beberapa penyakit.

Lebih dini mengetahui risiko sebuah penyakit serta mengetahui kondisinya bisa menjadi jalan dalam mengatasinya. Hal ini bisa mengobati penyakit dengan cepat serta mencegah kondisinya semakin memburuk.

Lanjutkan Membaca ↓