Cara Menghitung Siklus Menstruasi, Tepat dan Tidak Meleset

Ayu Puji Lestari17 Des 2018, 18:30 WIB
Diperbarui 17 Des 2018, 18:30 WIB
Menstruasi/mlg

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, setiap perempuan dengan usia subur setidaknya sebulan sekali akan mengalami menstruasi sebulan sekali. Sayangnya tidak semua dapat memperhitungkan waktu menstruasi dengan tepat. Mengetahui masa subur memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan reproduksi perempuan.

Tidak hanya berfungsi untuk merencanakan kehamilan, mengetahui masa subur juga dapat mendeteksi adanya gangguan kesehatan. Well, lalu bagaimana cara menghitung siklus menstruasi yang benar? Cara ini akan membantumu.

Cara menghitung siklus menstruasimu adalah dengan mulai dari hari pertama darah menstruasimu keluar di bulan ini. Ambil contoh hari pertama menstruasimu di bulan ini jatuh pada tanggal 15 Oktober, jangan lupa tandai di kalender. Selanjutnya, tunggulah sampai menstruasimu berakhir. Ketika bulan depan menstruasi lagi maka catat kembali tanggalnya, misalnya di tanggal 12 November. Inilah awal siklus haid Anda yang baru.

Selanjutnya hitung rentang waktu menstruasi pertama (15 oktober) hingga sehari seblum menstruasi berikutnya (11 November). Setelah dihitung jaraknya 28 hari. Nah, selisih rentang hari inilah yang disebut dengan siklus menstruasi.

Lalu bagaimana denganmu yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur? Sebetulnya cara menghitung siklus menstruasi teratur dan tidak teratur itu tetap sama. Kuncinya tetap hitung rentang waktu menstruasi pertama dengan bulan selanjutnya. Yang membedakan jika siklus menstruasimu tidak teratur, catat siklus menstruasimu enam bulan kemudian hitung rata-ratanya. Hasil dari perhitungan inilah yang menjadi patokan siklus menstruasimu.

Bagaimana Sahabat Fimela, mudah bukan menghitung siklus menstruasi ini? Semoga informasi ini bermanfaat.

What's On Fimela