Cara Membentuk Kebiasaan Produktif saat Menjalani Hidup Sehari-hari

Gayuh Tri Pinjungwati17 Apr 2020, 19:15 WIB
Diperbarui 17 Apr 2020, 19:15 WIB
produktif

Fimela.com, Jakarta Pernahkah Sahabat Fimela bertanya-tanya bagaimana walaupun berbagi jam yang sama dalam satu hari, beberapa orang mendapatkan lebih banyak pekerjaan daripada yang lain? Itu bukalah sebuah sihir, waktu melompat atau memiliki kekuatan pahlawan super yang membedakan mereka dan menyelesaikan pekerjaan. Rahasianya terletak pada produktivitas. Berikut ini ada beberapa cara untuk membentuk kebiasaan produktif yang akan membantumu maju dalam hidup.

Sepenuhnya Berkomitmen

Meskipun orang sering menghindar dari kata “komitmen,” mereka itu dianggap kata yang begitu kuat, hanya dengan menjadi kuatlah yang membantu seseorang bertahan lebih lama. Dengan berkomitmen penuh pada tugas atau proyek, dirimu berupaya lebih keras menyelesaikannya. Sebaliknya, dirimu mewujudkannya. Jika mendapati diri tertidur, Josh Pais, pencipta Komitmen Impuls, merekomendasikan untuk mengatakan, “saya kembali” sekeras mungkin untuk membantumu mengeluarkan mantra yang terganggu.

Hindari Multi-tasking

Otak manusia tidak terhubung dengan multi-tasking. Dan sementara multi-tasking, mungkin tampak seperti cara yang lebih efisien untuk menyelesaikan banyak hal sekaligus, itu sebenarnya hanya ilusi. Penelitian menunjukkan bahwa multi-tasking menyebabkanmu membuat lebih banyak kesalahan dan membawamu lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Untuk menghindari multi-tasking, istirahat dari media sosial dan perangkat elektronik. Kecuali jika ada keadaan darurat, semua pesan teks dan email dapat menunggu hingga dirimu punya waktu untuk merespons.

Singkirkan “Friendly Interruptions”

[Fimela] produktif
ilustrasi produktif | pexels.com/@olly

Jika banyak orang terus-menerus mendatangimu untuk meminta nasihat tentang proyek mereka sendiri, mungkin sepertinya bukan masalah besar untuk mengambil beberapa detik untuk memberi mereka pendapatmu bukan? Tetapi dalam kenyataannya, jika ini adalah proses yang sedang berlangsung di mana rekaan kerja, teman atau anggota keluarga terus-menerus mengandalkan dirimu untuk umpan balikmu, yang terbaik adalah membangun beberapa ruang dan batas sehingga pekerjaanmu sendiri tidak bisa dimasukkan ke dalam pembakar belakang. Tidak adil bagimu, bahwa dirimu memprioritaskan kebutuhan orang lain daripada kebutuhan diri sendiri.

Jangan Memendam Emosi

Membiarkan emosi negative memburuk hingga dirimu memiliki titik kehancuran tidak sehat. Tentu saja, ini bisa membuat drama ketika dirimu tidak menampikan emosi yang memicu konflik, tetapi menahan kemarahan, Stress dan kekecewaan hanya akan membuatmu merasa lebih buruk dalam jangka panjang. Untuk mencegah hal ini terjadi, dirimu dapat mencoba terapi perilaku kognitif lebih efektif dengan orang lain. Orang-orang melakukan pekerjaan terbaik mereka ketika mereka merasa percaya diri dan baik tentang diri mereka sendiri, jadi itu ide yang baik untuk memantau dan mengurangi emosi negatifmu.

Bergaul dengan Orang-orang yang Mendorong Kebiasaan Baik

Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang dirimu kagumi dan yang menginginkan hal-hal yang sama dari kehidupan. Jaringanmu tidak hanya akan meluas, tetapi berada di sekitar mereka akan bertindak sebagai pengingat akan jenis orang yang dirimu garap seccara aktif. Ini juga akan memberimu kesempatan untuk mencari jawaban dengan bertanya tentang pengalaman mereka sendiri yang memberimu lebih banyak perpektif dan dirimu akan merasa kurang sendirian ketika menghadapi hambatan yang sama saat dirimu berupaya mencapai tujuan yang sama.

Berikut tadi beberapa hal yang dapat membentuk kebiasaan produktif. Kira-kira hal produktif apa yang sudah Sahabat Fimela lakukan?

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela