Arti Tabarakallah dalam Al-Qur’an dan Tafsiran Menurut Al-Qur’an

Kezia Prasetya Christvidya18 Mei 2021, 11:57 WIB
Diperbarui 18 Mei 2021, 12:06 WIB
Mendirikan Sholat

Fimela.com, Jakarta Mengetahui dan memaknai arti Tabarakallah bisa membuat hidup sehari-hari menjadi lebih bermakna. Arti Tabarakallah adalah sebuah ungkapan dan rasa syukur, untuk mengagumi segala ciptaan Allah SWT.

Pengucapan Tabarakallah ini bisa disandingkan dengan Masya Allah, yang bisa diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga pengucapannya menjadi Masya Allah Tabarakallah, yang artinya segala kehendak adalah milik Allah SWT dan Maha Tinggi Allah SWT.

Menurut Al-Qur’an, arti Tabarakallah tertulis dalam surat Al-A’raf ayat 54 dan hukum membaca tertulis dalam surat Al-Kahfi ayat 39. Untuk memahami arti Tabarakallah dan tafsirannya menurut Al-Qur’an, simak artikel tentang arti Tabarakallah berikut ini, yang dilansir dari Liputan6.com:

Arti Tabarakallah

Doa Sesudah Sholat Tarawih
Ilustrasi Kitab Al Qur’an Credit: pexels.com/Abdulmeilk

Pada dasarnya arti Tabarakallah adalah ungkapan kekaguman dan perasaan syukur, yang ditujukan untuk semua ciptaan Allah SWT, baik manusia, hewan, tumbuhan dan isi alam semesta yang lainnya.

Menurut Al-Qur’an, arti Tabarakallah adalah Maha Berkah, Maha Suci dan Maha Tinggi. Ibnu Katsier menafsirkannya sesuai arti sebenarnya, dan Kementerian Agama Arab Saudi menafsirkan تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ sebagai berkah yang banyak dan luas.

Menurut penafsiran, arti Tabarakallah tidak hanya ditujukan sebagai ungkapan saja, tetapi juga bisa dijadikan sebagai doa. Sebaiknya pengucapan Tabarakallah ini disandingkan dengan pengucapan Masya Allah, yang berbunyi Masya Allah Tabarakallah.

Arti Masya Allah adalah segala sesuatu yang dikehendaki Allah SWT akan terjadi. Jika disandingkan dengan Tabarakallah, maka ungkapan doa dan kekaguman untuk memuji Allah SWT akan semakin lengkap.

Tanggapan Jika Mendengar Tabarakallah

Manfaat dan Keutamaan Sholat Dhuha
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Kalau kamu mendengar Tabarakallah dari orang lain, sebaiknya menanggapi ucapan tersebut dengan jazakallah khair, yang memiliki arti yang baik.

Arti jazakallah khair adalah sebuah ungkapan atau doa untuk orang lain, yang berarti Allah SWT akan membalas segala kebaikanmu. Selain mengucapkan jazakallah khair, ucapan Tabarakallah bisa dibalas dengan barakallah fii atau semoga Allah memberkahimu.

Ucapan tersebut memiliki arti yang baik, sebagai doa dan pujian untuk Allah SWT. Hal ini dilakukan untuk memaknai bahwa setiap orang tidak akan sempurna, jika tidak mengandalkan Allah dan mendapatkan berkah dari Allah SWT atas segala hal.

Arti Tabarakallah dalam Ayat Suci Al-Qur’an

Berdoa
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Al-A’raf Ayat 54

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsy, yugsyil-lailan-nahāra yaṭlubuhụ ḥaṡīṡaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharātim bi`amrihī alā lahul-khalqu wal-amr, tabārakallāhu rabbul-'ālamīn

Artinya

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

Tafsir

Sesungguhnya Rabb kalian -wahai manusia- adalah Rabb yang telah menciptakan langit dan bumi tanpa ada contoh sebelumnya dalam enam hari. Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy dengan cara yang sesuai dengan keagungan-Nya, kita tidak tahu bagaimana caranya.

Dia menghilangkan gelapnya malam dengan terangnya siang dan menghilangkan terangnya siang dengan gelapnya malam. Keduanya saling menyusul dengan cepat, tidak ada yang terlambat. Jika yang satu menghilang maka yang lain langsung datang.

Dan Dia -Subḥānahu- juga menciptakan matahari, bulan, dan bintang-bintang yang ditundukkan dan dipersiapkan. Ingatlah! Hanya Allah-lah Pencipta seluruh makhluk.

Adakah pencipta lain selain Allah? Dan Dia lah satu-satunya pemilik perintah. Kebaikan-Nya amat agung dan berlimpah. Dia lah pemilik semua sifat keagungan dan kesempurnaan. Dia adalah Rabb alam semesta.

Hukum Mengucap Tabarakallah dalam Al-Qur’an

Doa Niat Puasa Ayyamul Bidh
Ilustrasi Muslimah Credit: freepik.com

Al-Kahfi Ayat 39

وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا

Walau lā iż dakhalta jannataka qulta mā syā`allāhu lā quwwata illā billāh, in tarani ana aqalla mingka mālaw wa waladā

Artinya

Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.

Tafsir

Dan mengapa sewaktu memasuki kebunmu, lalu kebunmu membuatmu berdecak kagum, kamu tidak memuji Allah dan mengucapkan, ’ini adalah kehendak Allah padaku. Tidak ada kekuatan bagiku untuk mewujudkannya kecuali dengan pertolongan Allah’ jika engkau anggap aku lebih sedikit harta dan anak-anak daripada kamu. ’

Maka semoga Tuhanku memberiku sesuatu yang lebih baik daripada kebunmu dan mengambil kenikmatan darimu akibat kekafiranmu dan mengirim sisksaan dari langit pada kebunmu sehingga berubah menjadi tanah yang licin lagi gundul (gersang), di mana kaki tidak dapat menginjak dengan kuat, tanaman tidak dapat tumbuh di sana.

Atau airnya yang kamu pakai untuk menyirami tanamunmu dengannya berubah menjadi surut ke dalam tanah, sehingga engkau tiidak dapat menggeluarkannya lagi.

Lanjutkan Membaca ↓