Seberapa Sering Sepatu Olahraga Harus Diganti? Ini Panduannya

Annissa Wulan04 Jun 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 04 Jun 2021, 19:00 WIB
Seberapa Sering Sepatu Olahraga Harus Diganti? Ini Panduannya

Fimela.com, Jakarta Mengganti sepatu olahraga sebaiknya didukung oleh alasan mengedepankan kenyamanan. Sepatu olahraga yang sering digunakan akan terkena dampak dari sprint, jongkok, dan lompatan yang kamu lakukan, sehingga seiring waktu akan aus dan perlu diganti setelah tidak lagi bisa melindungi kaki dengan baik.

Idealnya, sepatu olahraga harus diganti sebelum kamu mengalami cedera. Secara teknis, sepatu lari dimaksudkan untuk berlari dan sepatu golf untuk latihan golf, tapi kenyataannya kebanyakan orang biasanya memakai sepasang sepatu olahraga yang sama untuk semua aktivitas atletik mereka.

Dilansir dari huffpost.com, seberapa sering kamu harus mengganti sepatu olahraga itu tergantung pada sejumlah faktor. Tapi secara umum, para ahli merekomendasikan untuk mengganti sepatu olahraga setiap 300 hingga 500 mil atau setiap 6 sampai 8 bulan, mana saja yang lebih dulu.

Untuk individu super aktif, kerangka waktu ini mungkin sesingkat 3 bulan saja. Kisaran waktu ini akan tergantung pada hal-hal seperti frekuensi penggunaan sepatu olahraga dan jenis aktivitas yang dilakukan.

 

 

Aus bisa jadi salah satu tanda utama kamu harus segera mengganti sepatu olahraga dengan yang baru

Seberapa Sering Sepatu Olahraga Harus Diganti? Ini Panduannya
Simak di sini panduan seberapa sering kamu harus mengganti sepatu olahraga, penasaran?

Seseorang yang melakukan latihan HIIT beberapa kali seminggu, mungkin perlu mengganti sepatu olahraga lebih sering daripada seseorang yang berjalan santai selama 30 menit, beberapa kali per minggu. Ada banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan juga, seperti bahan sepatu, medan yang dilalui pelari, berat badan, dan tipe kaki.

Ada tanda-tanda fisik yang menunjukkan sudah waktunya untuk membeli sepasang sepatu olahraga baru. Fleksibilitas yang berlebihan adalah salah satunya.

Sepatu lari dirancang agar fleksibel di bagian kaki depan karena di situlah tulang menekuk, jadi jika kamu melihat fleksibilitas di bagian kaki depan, itu bukan masalah besar. Tapi, jika sepatu tersebut mulai melentur di bagian tengah kaki dan tumit, itu pertanda sangat bagus kamu membutuhkan sepatu baru.

Tidak yakin apakah sepatu olahraga sudah terlalu lentur? Letakkan tangan di dalam sepatu dan pelintir.

Jika sepatu terasa lemah, seolah-olah putaran sederhana pergelangan tangan bisa membuatnya tidak sejajar, maka sudah waktunya untuk mengganti sepatu tersebut. Keausan berlebihan pada sol luar sepatu adalah tanda bahaya lainnya, ini bisa berupa tapak yang aus atau bahkan hilang di beberapa bagian.

Area tubuh yang pegal atau sakit juga bisa menjadi pertanda yang harus diperhatikan

Seberapa Sering Sepatu Olahraga Harus Diganti? Ini Panduannya
Simak di sini panduan seberapa sering kamu harus mengganti sepatu olahraga, penasaran?

Biasanya, midsole akan rusak sebelum outsole, jika kamu melihat keausan di kulit atau bahkan busa di bagian luar sepati, ini pertanda bahwa midsole mungkin sudah rusak. Kaki pegal atau sakit bisa menjadi tanda kualitas sepatu yang buruk dan bisa mengindikasikan perlunya penggantian.

Mengenakan sepatu olahraga melewati masa jayanya dapat mengakibatkan ketegangan pada sendi, ligamen, otot kaki, pergelangan kaki, dan tentu saja bisa menyebabkan cedera, serta nyeri. Jika kamu ingin memperpanjang usia sepatu olahraga, ini beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama, siapkan sepasang sepatu olahraga ekstra agar sepatu yang kamu gunakan bisa istirahat. Cara ini sangat relevan untuk sepatu olahraga yang digunakan untuk berlari dan aktivitas berdampak tinggi lainnya.

Kedua, miliki sepatu khusus aktivitas. Setelah olahraga, kemas sepatu yang digunakan dan ganti dengan sepatu lainnya jika kamu masih akan melakukan aktivitas yang berbeda.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 23 JULI 2021