Sulit Jatuh Cinta Lagi setelah Patah Hati, Kenali 5 Alasannya

Endah Wijayanti08 Jun 2021, 09:45 WIB
Diperbarui 08 Jun 2021, 09:45 WIB
redakan galaumu

Fimela.com, Jakarta Patah hati bisa menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan bahkan traumatis. Seseorang bisa butuh waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk bisa benar-benar sembuh dan berdamai dengan pengalaman patah hati. Tak hanya itu saja, seseorang bisa sulit untuk jatuh cinta lagi setelah patah hati.

Tidak semua orang bisa langsung dengan mudahnya jatuh hati kembali ketika baru mengalami patah hati. Bahkan untuk membuka hati yang baru pun rasanya berat sekali. Sebelum makin menyalahkan keadaan atau bahkan diri sendiri, coba pahami lagi sejumlah alasan mendasar kenapa kita bisa sulit untuk jatuh cinta lagi setelah patah hati.

1. Sakitnya Patah Hati Masih Terasa

“Love is hard to find, hard to keep, and hard to forget.”― Alysha Speer

Rasa sakitnya patah hati dan putus cinta masih terasa. Pedih dan perihnya masih terus muncul. Luka patah hatimu masih belum benar-benar sembuh. Seakan ada sesuatu yang belum selesai dari hubunganmu yang sebelumnya. Sulit untuk melangkah ke depan, jika kamu masih membiarkan beban berat mengikat pergelangan kakimu. 

2. Ada Rasa Percaya Diri yang Menurun

“A broken heart in real life isn't half as dreadful as it is in books. It's a good deal like a bad tooth, though you won't think THAT a very romantic simile. It takes spells of aching and gives you a sleepless night now and then, but between times it lets you enjoy life and dreams and echoes and peanut candy as if there were nothing the matter with it.”― Lucy Maud Montgomery

Pengalaman patah hati bisa membuat rasa percaya diri menurun. Ketika seseorang pergi meninggalkanmu, kadang kamu merasa dirimu tak layak dan tak berharga untuk dicintai. Seakan-akan keputusannya untuk pergi darimu adalah karena kesalahanmu. Menurunnya rasa percaya diri ini membuatmu tidak berani untuk membuka hati untuk seseorang yang baru. Sebab kamu merasa tidak layak untuk dicintai, padahal sebenarnya kamu amat sangat layak mendapatkan cinta yang lebih baik.

3. Ada Rasa Ragu-Ragu yang Masih Menghantui

cara move on
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@d-ng-nhan-324384

Ada keraguan yang masih membayangimu. Masih ragu-ragu menerima seseorang yang baru karena takut kembali tersakiti. Ragu-ragu untuk kembali jatuh cinta karena takut mengulangi kesalahan yang sama atau terjebak di kesalahan yang sama. Keraguan-raguan ini seakan menjadi tembok penghalang yang membuat kita tak bisa membuka pintu baru.

4. Belum Bisa Menerima Kenyataan yang Ada

“Every time your heart is broken, a doorway cracks open to a world full of new beginnings, new opportunities.”― Patti Roberts, The Angels Are Here

Salah satu hal yang sulit kita lakukan saat patah hati adalah menerima kenyataan. Sulit untuk menerima kenyataan hati kita tersakiti dan terluka. Sulit untuk menerima realitas bahwa segalanya tak lagi sama. Kita belum bisa menerima sepenuhnya kenyataan tentang hubungan yang tak bisa dipertahankan. Saat kenyataan yang ada belum bisa diterima dengan baik, kita akan berat untuk menciptakan kenyataan yang baru.

5. Belum Menemukan Seseorang yang Tepat

“Sometimes you have to give the hurt a noise and let it out. If you don’t, it fills you up with its emptiness.”― Kiera Cass, The Siren

Bisa jadi memang belum bisa jatuh cinta lagi karena belum menemukan seseorang yang tepat. Kita selalu butuh waktu sendiri untuk menemukan cinta yang baru. Mungkin memang tidak ada yang salah sama sekali dengan dirimu, cuma butuh waktu yang tepat saja untuk menemukan seseorang yang lebih baik.

Untuk hati yang masih patah, semoga bisa segera sembuh dan pulih, ya. Semoga kamu pun bisa menemukan cinta yang lebih baik dan indah pada waktu yang paling tepat. 

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓