5 Cara Mengatasi Kecemburuan dalam Pernikahan dengan Cara yang Sehat

Gayuh Tri Pinjungwati13 Jun 2021, 12:15 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 12:15 WIB
Partner cemburu

Fimela.com, Jakarta Cemburu adalah emosi yang normal. Faktanya, setiap orang mengalami kecemburuan di beberapa titik dalam hidup mereka. Tetapi masalah bisa muncul ketika kecemburuan berpindah dari emosi yang sehat ke emosi yang tidak sehat serta tidak rasional.

Kecemburuan yang tidak rasional dan berlebihan pada akhirnya dapat menghancurkan pernikahan. Berikut sekilas tentang kecemburuan dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi emosi ini dalam pernikahan. Jika Sahabat Fimela mengalami kecemburuan dalam pernikahan, penting untuk mengatasinya sebelum menjadi tidak terkendali. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menangani kecemburuan dengan cara yang sehat.

Sadarilah Bahwa Beberapa Kecemburuan Hal Normal

Akan ada orang dan situasi yang mengancam keamanan pernikahanmu. Apakah itu rekan kerja yang genit atau pekerjaan yang membutuhkan banyak perjalanan, adalah normal untuk mengalami sedikit kecemburuan. Yang penting adalah dirimu meluangkan waktu untuk membicarakan kekhawatiranmu dan menyetujui beberapa batasan yang akan melindungi pernikahan dan hatimu.

Cari Akar Masalahnya

Ketika salah satu pasangan merasa cemburu secara konsisten, penting untuk mencari tahu mengapa itu terjadi. Misalnya, apakah pasangan yang cemburu merasa tidak aman karena dirimu tidak menghabiskan banyak waktu bersama sebagai pasangan? Atau, apakah pernikahan memiliki masalah kepercayaan karena perselingkuhan? Mengajukan pertanyaan. Cobalah untuk memahami dari mana kecemburuan itu berasal dan apa yang bisa dilakukan untuk meredakannya.

Buat Kepercayaan

Partner romantis
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Makistock

Salah satu cara terbaik untuk menjaga diri dari kecemburuan adalah dengan menciptakan suasana saling percaya. Proses ini dimulai dengan kedua pasangan dapat dipercaya. Dengan kata lain, mereka setia, berkomitmen, dan jujur. Orang yang dapat dipercaya tidak berbohong tentang bagaimana mereka menghabiskan waktu mereka. Mereka juga tidak mengkhianati pasangannya. Jika kalian berdua waspada terhadap jebakan ini, kepercayaan dalam hubungan akan tumbuh dan menghilangkan kecemburuan.

Kembangkan Keterikatan yang Sehat

Temukan cara untuk menghabiskan waktu bersama dan menjalin ikatan. Sebuah pernikahan lebih dari sekedar hidup bersama dan berbagi tempat tidur. Ini melibatkan menunjukkan kasih sayang, menghabiskan waktu bersama, dan membangun keterikatan satu sama lain. Setiap ancaman terhadap keterikatanmu harus menjadi perhatian. Kecemburuan adalah tepat ketika itu adalah sinyal bahwa pernikahan dalam bahaya.

Kenali Ketika Kecemburuan Itu Menjadi Lebih Rumit

Partner romantis
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Narith Thongphasuk38

Kecemburuan dalam menanggapi ancaman nyata terhadap hubungan adalah normal. Tetapi, jika salah satu pasangan cemburu tanpa alasan, ini bisa menjadi tanda bahaya, terutama jika kecemburuan itu mencakup kemarahan yang ekstrem, harapan yang tidak realistis, dan tuduhan yang tidak berdasar. Terlebih lagi, jenis kecemburuan ini bukanlah hal yang terjadi sekali saja. Ini adalah pola perilaku yang berulang-ulang.

Ciri lain dari kecemburuan yang kasar atau tidak sehat adalah upaya untuk mengendalikan orang lain serta membuat tuduhan yang aneh. Jika dirimu secara teratur membela diri terhadap pertanyaan pasangan yang tidak masuk akal atau menuduh, itu adalah tanda bahaya. dirimu perlu mendapatkan bantuan segera sebelum hal-hal lepas kendali.

Cek Video di Bawah Ini

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓