Kumpulan Kata-kata Hujan Romantis yang Menghangatkan Hati

Imelda Rahma15 Jun 2021, 15:43 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 16:19 WIB
Hujan

Fimela.com, Jakarta Kata-kata hujan memang selalu membuat hati terasa damai. Sebab, saat hujan turun perasaan hingga pikiran pun seringkali terbang melayang. Tak jarang pula, berbagai kenangan hidup baik bahagia ataupun sedih juga acap kali datang tanpa permisi.

Kata-kata hujan pun sering membuat banyak orang tiba-tiba menjadi romantis. Seolah setiap tetes air yang jatuh dari langit merupakan sebuah perwakilan dari perasaan manusia.

Dengan rangkaian kalimat yang indah, kata-kata hujan pun dapat mengirimkan pesan kepada kenangan atau pun orang tercinta yang jauh di sana. Tak hanya itu, kata-kata hujan juga dapat menjadi suatu nasehat yang baik bagi kehidupan di masa mendatang.

Sehingga, kata-kata hujan tersebut cukup tepat untuk dijadikan caption pada akun media sosialmu. Penasaran apa saja kata-kata hujan romantis tersebut? Berikut uraian selengkapnya seperti yang dirangkum dari berbagai Merdeka.com

Kata-kata Hujan Tentang Cinta

Kata-kata Hujan Tentang Cinta
Ilustrasi Hujan Credit: pexels.com/Tamara
  1. "Cinta yang tulus bagaikan rintikan air hujan, selalu menenangkan dari gelisah, selalu menyenangkan dari resah."
  2. "Pernahkah kau menghitung seberapa banyak air hujan itu menetes di atas bumi? Pasti kau tidak akan pernah bisa menghitungnya. Begitulah rasa cinta dan sayangku untukmu, terlalu besar."
  3. "Saat kau mencintainya dan kau hanya mendapatkan hujan sebagai balasannya, maka cintailah aku sebagai pelangi indahmu."
  4. "Diriku ingin kau mengetahui, diam-diam aku selalu berharap agar hujan membawa harapanku yang sama. Dan aku juga berharap bahwa masa depanku kelak, aku akan menggenggam tanganmu selalu."
  5. "Diriku sudah bosan menjadi penikmat hujan yang kau buat. Dapatkah kali ini kau menuntunku menuju altar pelangi bahagiamu?"
  6. "Derasnya air hujan yang turun setiap hari dari langit akan selalu membawa sejuta manfaat bagi manusia. Sama halnya dengan derasnya cintamu kepadaku, selalu membawa berbagai cerita indah yang akan ku bagikan kepada anak cucu kita kelak."
  7. "Saat rintik hujan turun membasahi bumi, jangan pernah pula kau meneteskan air mata pedih di pipimu. Kau harus tahu, air matamu sungguhlah berharga."
  8. "Usai hujan turun akan selalu datang seseorang sebagai pelangimu. Pelukan itu akan selamanya mendamaikan bumi di dalam jiwamu."
  9. "Apakah kau tahu hal yang paling romantis dari hujan? Dia selalu kembali meski ia tahu ia akan selalu terjatuh."
  10. "Aku senang dapat mencintai dirimu seperti ini, layaknya pelangi yang memancarkan banyak warna kebahagiaan di antara rintik hujan yang menari."
  11. "Hujan yang datang benar-benar mendamaikan hati dan perasaanku, begitu juga cintamu. Namun, aku membenci saat hujan pergi. Apakah itu pertanda bahwa cintamu juga akan pamit?"
  12. "Hujan dan cintamu adalah campuran rindu yang pas. Kita akan bersama-sama menikmatinya sebagai hidangan yang paling lezat di dunia."
  13. "Aku selalu menitipkan rindu pada hujan yang selalu lewat di depan kaca jendelaku."
  14. "Kepada hujan yang membasahi bumiku, dinginnya juga tak kunjung usai. Seperti rinduku yang juga tak pernah usai."
  15. "Diriku merindukanmu seperti bumi memandang awan. Selalu ada kata rahasia yang mendoakanmu agar terjadi hujan."

     

Kata-Kata Hujan Tentang Diri Sendiri

Kata-Kata Hujan Tentang Diri Sendiri
Ilustrasi Hujan Credit: pexels.com/Dyen
  1. "Langit dan awan adalah candu. Terangnya membawa riang, hujannya membawa rindu yang menggebu."
  2. "Hatiku menyampaikan rindunya melalui hujan. Dia mewakili perasaan lewat tetesan."
  3. "Kamu itu seperti hujan. Rindu adalah gerimis yang tak kunjung mereda. Gerimis yang selalu melilitkan hatimu ke dalam anganku. Selalu."
  4. "Saat mendung berakhir dengan hujan, itulah yang disebut takdir. Tetapi jika mendung dalam pikiran mampu menyingkirkan kebahagiaan, itulah kerugian."
  5. "Rasa sakit kehilanganmu akan mengalir layaknya air hujan yang mengisi setiap sungai dan lautan. Tak peduli, cintaku akan selalu hadir menemani jiwamu yang tak pernah padam."
  6. "Usai hujan mereda, matahari pasti akan muncul menerangi bumi kembali. Seperti itulah kehidupan."
  7. "Semua orang di bumi ini ingin hidup bahagia, taka da kesedihan. Namun kau tak akan pernah dapat melihat pelangi bila tak ada hujan."
  8. "Semua pasti akan menjadi lebih baik. Saat ini mungkin Anda sedang menghadapi hujan, namun ingatlah bahwa hujan juga akan berhenti pada waktunya."
  9. "Jika rintik hujan tak mampu menghapus kekeringan di bumi jiwaku dan kesedihanku, maka aku berharap agar matahari kelak mampu membawaku kepada mimpi baru."
  10. "Ketenangan bukanlah berdiri di bawah payung ketika hujan, tetapi saat kamu mampu menari di bawah hujan."
  11. "Pelangi yang muncul setelah hujan menjadi janji alam jika masa buruk telah berlalu dan masa depan akan selalu baik-baik saja."
  12. "Pernahkah kau membayangkan, sehebat apa embun yang dibasuh hujan tiap hari?"
  13. "Jika kau menyukai pelangi, maka kau harus melawan lebatnya hujan dan petir yang suatu saat akan selalu menyambar hatimu."
  14. "Tanpa hujan, kau tidak akan pernah dapat merasakan hangatnya mentari pagi."
  15. "Tanpa hujan, tak ada tanaman yang tumbuh. Belajarlah pada tumbuhan yang selalu berterima kasih kepada awan yang mendung."

Kata-Kata Hujan Tentang Diri Sendiri

Kata-Kata Hujan Tentang Diri Sendiri
Ilustrasi Hujan Credit: pexels.com/Harry
  1. "Di balik rintik hujan yang turun dengan deras, akan selalu ada sebuah senyuman yang merekah di pipi merah."
  2. "Hujan selalu membawa ketenangan. Namun diriku selalu menyukainya, meski aku tahu hujan membawa pergi sinar matahari dan membawa kegelapan."
  3. "Tiap tetes air hujan yang merdu berbisik lembut. Hujan selalu menyanyikan melodi alamnya yang membuatku merindu untuk mencium bau tanah yang basah."
  4. "Hujan yang jatuh saat ini meletup keras di atas kepala. Menyegarkan kembali ingatanku terhadap luka yang kau beri. Seseorang yang kalian sebut lelaki."
  5. "Langit menjatuhkan tetesan air hujan yang sedih, sakit, dan tak mampu menghapuskan dosa, apalagi kenangan."
  6. "Di dinding ini ku titipkan seribu langir jika hujan aku bersembunyi, jika panas aku berteduh dari kejarannya yang lepas."
  7. "Aku ingin menjadi payung untuk sesekali saja. Bukan berarti aku kuat menghadapi tajamnya air hujan yang membasahiku, aku hanya ingin kau selalu berteduh di dalam hatiku."
  8. "Jika hujan membawa kerinduan, lebih baik saya rebahan hingga ketiduran."
  9. "Hujan yang menumbuhkan bunga. Keraskan kata-katamu bukan suaramu."
  10. "Hidup ini penuh dengan keindahan. Perhatikan sekelilingmu, lebah kecil, anak kecil, dan wajah-wajah yang penuh senyuman, hirup aroma hujan, dan rasakan anginnya. Jalani hidupmu dengan penuh pengharapan. Berjuanglah untuk mimpi terbesarmu."
Lanjutkan Membaca ↓