Donasi Pembuatan Wig untuk Semangati Penyintas Kanker

Novi Nadya17 Jun 2021, 12:30 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 12:30 WIB
[Fimela] Ilustrasi Rambut

Fimela.com, Jakarta Kasus penyakit kanker di Indonesia tercatat 18,1 juta dalam kurun waktu dua tahun terakhir dengan kasus kematian 9,6 juta menurut data Global Burden of Cancer Study (Globocan). Angka tersebut membuat Indonesia berada di urutan ke-8 kasus penyakit kanker di Asia Tenggara.

Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus kanker terbanyak adalah kanker paru, kanker hati, kanker payudara dan kanker leher rahim. Para penderita kanker biasanya menjalani kemoterapi.

 

Salah satu efek samping dari cara pengobatan kemoterapi adalah kerontokan rambut. Kerontokan rambut terjadi tergantung pada dosis atau jenis kemoterapi yang didapat.

Hal ini menjadi kepedulian bagi brand perawatan rambut, NATUR Hair Care. NATUR Hair Care peduli terhadap pasien penyakit kanker yang mengalami kerontokan bahkan kebotakan akibat kemoterapi.

Melalui program Share and Care, NATUR Hair Care mengajak Teman NATUR di Instagram memposting produk NATUR senilai Rp50.000  yang artinya sudah menyumbang untuk pembuatan rambut palsu. Dengan canggihnya teknologi saat ini, donasi bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah dengan #ShareandCare.

“Kami berterima-kasih atas kerja sama yang sudah berlangsung ini. Hal ini menjadi bentuk kepedulian bagi anak-anak milenial terhadap pasien kanker di Indonesia,” ujar Prof. Aru, Ketua Yayasan Kanker Indonesia.

Mengajak Menerapkan Pola Hidup Sehat Cegah Kanker

Donasi Pembuatan Wig
Donasi Pembuatan Wig oleh NATUR

Dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan bahwa kanker tidak muncul tiba-tiba begitu saja. Melainkan terbentuk karena faktor kebiasaan yang terpola selama 10-15 tahun.

Seperti apa yang kita konsumsi, polusi, dan banyak faktor lainnya yang menyebabkan timbulnya kanker yang dijelaskan Ibu Pratiwi selaku Humas dari Yayasan Kanker Indonesia.

“90 persen kejadian kanker itu karena environment sedangkan keturunan hanya 10 persen. Faktornya dari kebiasaan dan pola hidup,” lanjut Prof. Aru.

YKI juga mengajak anak-anak muda untuk mulai aware dengan kanker sejak dini. Mulai dengan gaya hidup yang NATUR-al, mengurangi makan-makanan instan dan berolahraga secara rutin. Selain itu, YKI juga mengajak anak-anak muda bisa mulai membantu para penderita kanker di Indonesia dengan aktif membantu program-program yang dijalankan oleh YKI.

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 3 AGUSTUS 2021