Edukasi Kesetaraan Gender di Generasi Muda Cegah Kekerasan Seksual

Vinsensia Dianawanti20 Jun 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 20 Jun 2021, 14:00 WIB
Kesetaraan gender

Fimela.com, Jakarta Meski banyak pihak yang menyuarakan kesetaraan gender, nyatanya isu ini belum sepenuhnya disadari oleh semua pihak. Indeks ketidaksetaraan gender mengalami penurunan dari 2015-2019 dengan angka 0,466 turun menjadi 0,421. Angka ini menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender masih terjadi di sejumlah sektor, seperti sektor ekonomi dan pendidikan.

Data CATAHU Komnas Perempuan 2021 menunjukkan angka Kekerasan Berbasis Gender Online yang dilaporkan ke Komnas Perempuan naik menjadi 940 kasus di 2020. Hal ini menyimpulkan bahwa Indonesia masih dalam kondisi darurat kekerasan seksual meski kesetaraan gender sudah dimulai. Pemerintah pun didesak untuk mengerahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai payung hukum yang jelas dan rigid.

Untuk mendorong kesetaraan gender, The Body Shop bersama Plan Magdalene, Yayasan Pulih, dan Makassar International Writers Festival menggalakkan kampanye No! Go! Tell! (Katakan Tidak, Jauhi, Laporkan) dengan fokus utama pencegahan dan pemilihan. Kampanye ini menjadi bagian dari mekanisme pencegahan kekerasan seksual dan menemukan ruang aman.

Kampanye No! Go! Tell!! dijalankan sebagai sarana edukasi selagi belum ada hukum yang cukup kuat dengan memberdayakan diri dan orang lain dalam situasi rawan kekerasan seksual. Memberikan edukasi tentang kesetaraan gender bagi generasi muda menjadi langkah yang dipersiapkan dalam kampanye ini.

Mengadakan pelatihan

Ilustrasi Kesetaraan Gender
Ilustrasi Kesetaraan Gender. Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels.

"Pelatihan Workshop Gender Training, Storytelling & Data Gathering dengan peserta pelatihan dari generasi muda diharapkan dapat memiliki skill yang penting untuk menjadi dasar bagaimana memahami kesetaraan gender, hal lain diharapkan dapat memperkuat advokasi untuk mengawal proses legislasi dan mendorong DPR mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual’ ujar Ratu Ommaya, Public Relations and Community Manager The Body Shop® Indonesia.

Menurut Maya, generasi muda harus berani berkata tidak, bertindak cepat, dan bersuara lewat karya yang dapat diaplikasikan melalui konten digital. Dengan demikian, kesetaraan gender bisa tercapai agar tumbuh rasa aman dan terciptanya produktivitas yang baik.

Dalam program pelatihan ini, peserta dapat memilih satu dari tiga pilihan pelatihan. Mulai dari penulisan essai, podcast hingga video pendek. Namun seluruh peserta harus mengikuti pelatihan Gender yang difasilitasi dari Plan Indonesia serta Storytelling dan Penggunaan Data dalam Bercerita bersama Magdalene.co.

Konsep kesetaraan gender

Konsep kesetaraan gender sendiri menjadi dasar untuk mencegah dan menghentikan kasus kekerasan seksual. Kekerasan seksual menjadi isu bersama dan sangat dekat dengan keseharian kita. Tingginya risiko kekerasan berbasis gender online di masa pandemi membuat edukasi dan pengenalan akan isu ini menjadi penting.

"Harapannya, peserta tidak hanya mengamplifikasi materi tersebut terhadap karyanya, namun juga bisa mengambil bagian dalam kampanye dan menyuarakan isu ini. Bersama, kita akhiri normalisasi terhadap kekerasan — kita dukung normalisasi untuk kesetaraan gender," ungkap Rani Hastari, Gender Equality & Social Inclusion (GESI) Specialist Yayasan Plan International Indonesia

Simak video berikut ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 3 AGUSTUS 2021