Agar Tak Melukai Perasaan, Ini 5 Cara Bertengkar yang Sehat dengan Pasangan

Baiq Nurul Nahdiat22 Jun 2021, 17:45 WIB
Diperbarui 22 Jun 2021, 17:45 WIB
Bertengkar

Fimela.com, Jakarta Baik dalam pernikahan atau hubungan, pertengkaran adalah hal yang tak bisa dihindarkan. Tetapi ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar pertengkaranmu dengan pasangan menjadi berkualitas. Dengan kata lain, hal berikut ini akan menjadikan pertengkaran terarah, menemukan solusi dan membuat hubungan semakin baik. Dan inilah cara membuat pertengkaran menjadi positif.

1. Memulai dengan hati-hati

Ada 3 cara untuk memulai pembicaraan yang baik, perhatikan nada bicara, perhatikan kata-kata aktual yang diucapkan, dan volume suara. Jika salah satu dari itu kasar, percakapan kemungkinan akan menurun dari sana, jadi ini bisa menjadi kunci untuk memulai diskusi dengan pasangan. Dan ingatlah, sekali pun sedang dalam pertengkaran, jangan mencoba untuk menyerang pasangan.

2. Dengarkan dengan empati

pasangan yang bertengkar
Meredakan pertengkaran./Copyright shutterstock.com/g/Torwai+Seubsri

Di tengah konflik, cobalah untuk melihat dunia melalui mata orang yang dicintai. Cobalah untuk memahami bagaimana mereka melihat masalah dan apa yang mereka rasakan, kemudian ajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi. Dan jangan lupa untuk memberikan kata-kata penuh empati, seperti ‘Saya mengerti apa yang kamu rasakan, dan saya setuju denganmu.’

3. Berbicara secara bergantian

Tindakan yang semakin menyulut saat ada konflik adalah saling memotong pembicaraan. Untuk menghindari hal ini, kedua belah pihak harus menyepakati batas waktu bagi setiap orang untuk berbagi pikiran dan perasaan mereka. Menetapkan batasan waktu akan membantumu lebih fokus mendengarkan, karena dirimu tahu kapan giliran untuk berbicara.

4. Mencari akar masalahnya

pasangan bertengkar
Ilustrasi/copyright shutterstock/shisu_ka

Di bawah setiap konflik, ada kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi. Misalnya, Pasanganmu belum membuang sampah, meskipun dirimu sudah meminta belasan kali. Hal ini dapat mengakibatkan pertengkaran, tetapi lapisan di bawah pembahasan tugas dapat berupa sesuatu seperti, ada rasa tidak dihargai. Jadi penting untuk memenuhi akar kebutuhan emosional masing-masing.

5. Membangun iklim cinta

Prasyarat untuk setiap rangkaian kiat manajemen konflik adalah menciptakan lingkungan yang konsisten dan penuh kasih. Dengarkan dengan empati, lalu sampaikan keinginan hatimu pada pasangan. Ketika kedua belah pihak terus-menerus merasa dicintai, konflik dapat didekati dengan lebih baik. Dalam artian, sekali pun dalam pertengkaran, kalian tahu bahwa kalian masih menyayangi satu sama lain.

Meski tak ada pertengkaran yang menyenangkan, tetapi jika bisa melalauinya dengan baik, justru itu akan dapat menguatkan hubungan. Pertengkaran adalah hal yang tak bisa dihindari dalam hubungan, tetapi kamu bisa memilih bagaimana harus bersikap saat berada dalam pertengkaran.

 

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓