Diary Fimela: Kisah Sukses Ria Templer dalam Menjalankan Bisnis Utama Spice yang Bermula dari Kecintaan Terhadap Aromaterapi Alami

Fimela Reporter09 Agu 2021, 17:00 WIB
Diperbarui 09 Agu 2021, 17:00 WIB
Pemilik Utama Spice Ria Templer

Fimela.com, Jakarta Siapa sangka bahwa saat ini bisnis produk kecantikan dan aromaterapi yang berbahan alami jadi banyak diburu oleh masyarakat? Selain karena komposisi, ternyata produk kecantikan dengan bahan alami ini juga memiliki khasiat bagi kesehatan. 

Bisnis produk kecantikan seperti ini sudah dijalani oleh Ria Templer, pemilik dari Utama Spice, yakni produk kecantikan serta aromaterapi yang menggunakan bahan alami sejak 10 tahun yang lalu. 

Ria mengungkapkan bahwa dirinya terjun dalam bisnis ini karena ketidaksengajaan, karena awalnya bisnis ini bukanlah miliknya melainkan bisnis ibunda tercintanya, Melanie Templer. Hal ini ia ungkapkan dalam webinar berjudul “Orang Tua Bahagia, Kunci Kesehatan Mental Anak” yang diselenggarakan oleh Tokopedia, pada Kamis (22/7) yang lalu. 

“Awalnya aku nggak pernah kepikiran untuk meneruskan bisnis ibuku ini, karena sebelumnya itu aku memang lagi kuliah jurusan hukum di London, tapi tiba-tiba disuruh balik lagi ke Bali untuk melanjutkan Utama Spice ini,” ujarnya.

Lalu, bagaimana awal mula dan perjalanan Ria Templer hingga sukses dalam menjalankan bisnis produk kecantikan dan aromaterapi ini? Simak penjelasan berikut.

Berawal dari kecintaan terhadap aromaterapi

Diary Fimela: Kisah Sukses Ria Templer dalam Menjalankan Bisnis Utama Spice yang Bermula dari Kecintaan Terhadap Aromaterapi Alami
Ilustrasi Penggunaan Lilin Aromaterapi Credit: pexels.com/Annete

Ria menjelaskan bahwa awal mula terbentuknya Utama Spice ini bermula dari kecintaan ibundanya terhadap Bali dan aromaterapi dari bahan-bahan alami. Perlu diketahui, Utama Spice ini sudah berdiri sejak tahun 1995. 

“Dulu tahun 80-an, ibuku baru saja jadi ibu baru setelah melahirkan aku dan adikku. Nah, karena ibuku punya hobi mencium aromaterapi dan kebetulan di Bali itu banyak sekali tanaman-tanaman herbal, jadi ibuku iseng-iseng buat aromaterapi dan produk-produk herbal untuk aku dan adikku,” jelasnya saat menjelaskan awal mula terbentuknya bisnis Utama Spice. 

Ibu dari Ria, Melanie Templer, merasa bahwa produk-produk herbal dan aromaterapi yang dibuat dari bahan alami ini sangat bagus khasiatnya jika digunakan secara rutin oleh kedua anaknya. Maka dari itu, ibunya membuat produk-produk tersebut secara rutin untuk dipakai setiap hari.

Awalnya, tidak ada rencana produk-produk yang dibuat ibunya tersebut untuk dijual. Namun, karena seiring berjalannya waktu tetangga sekitar mengetahui bahwa Melanie membuat produk-produk alami, dan semua orang jadi meminta untuk dibuatkan juga. 

“Karena ternyata banyak yang minat dan suka dengan produk hasil buatan ibuku, ibuku jadi berpikir untuk menjualnya saja. Akhirnya, terbentuklah Utama Spice ini,” ujar Ria.

100% dari bahan alami

Diary Fimela: Kisah Sukses Ria Templer dalam Menjalankan Bisnis Utama Spice yang Bermula dari Kecintaan Terhadap Aromaterapi Alami
Ilustrasi Aromaterapi dari Bahan Alami Credit: pexels.com/Mareefe

Dari banyaknya produk kecantikan dan aromaterapi yang juga menggunakan bahan alami. Utama Spice memiliki keunikan yang membedakan produknya dengan merek produk lainnya. 

“Di Indonesia ini banyak produk kecantikan natural yang menggunakan bahan alami, tapi produk Utama Spice memiliki tanggung jawab dari sisi sosial dan dari sisi produksi. Karena produk Utama Spice ini 100% berbahan alami, jadi dari awal pengambilan bahan baku, kami selalu memastikan bahwa kami tidak merusak atau mengancam lingkungan,” jelas Ria. 

Dirinya menjelaskan bahwa Utama Spice selalu berinvestasi di bidang pertanian, khususnya minyak kelapa sebagai cara untuk memastikan bahwa kelapa yang diambil bisa ditanam ulang dan lahan kelapa tersebut tidak merusak lingkungan dan tidak mengambil lahan hutan. 

“Kami menggunakan bahan yang gentle, lembut, dan selalu mengambil dari sumber bahan baku yang bertanggung jawab pada lingkungan. Jadi dapat dipastikan, produk kami aman bagi setiap orang yang menggunakannya, mulai dari bayi hingga orang dewasa,” tambahnya.

Memberdayakan petani lokal

#ElevateWomen

Ria menjelaskan, saat ini total karyawan yang bekerja untuk Utama Spice berjumlah 60 orang. Lalu, untuk sisi pengambilan bahan baku dan produksinya, Utama Spice juga memberdayakan petani-petani lokal di Bali. 

“Saat ini, penting sekali untuk suatu perusahaan membantu rakyat-rakyat kecil. Maka dari itu, Utama Spice memberdayakan para petani lokal agar hasil panen mereka jadi laku sekaligus memberi mereka lahan untuk menanam tanaman-tanaman herbalnya,” ujar Ria saat ditanya soal pemberdayaan masyarakat lokal. 

Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan tanggung jawab yang wajib dilakukan oleh perusahaan yang menggunakan lahan dan berada di dekat pemukiman masyarakat lokal untuk memberdayakan masyarakat setempat. Maka dari itu, hingga saat ini Utama Spice bisa bertahan karena dibantu pula dengan para petani lokal.

Strategi selama pandemi

Diary Fimela: Kisah Sukses Ria Templer dalam Menjalankan Bisnis Utama Spice yang Bermula dari Kecintaan Terhadap Aromaterapi Alami
Aromaterapi Utama Spice (sumber: utamaspice.com)

Kabar baiknya, di masa pandemi ini, Utama Spice justru memiliki banyak permintaan, terutama untuk produk aromaterapinya, yakni essential oils

Tak bisa dipungkiri, saat ini, terutama di masa pandemi, banyak orang yang mencari produk-produk aromaterapi alami, khususnya essential oils. Essential oils ini banyak diburu pembeli karena khasiatnya untuk mengatasi masalah pernapasan dan untuk membantu relaksasi pula ketika digunakan sebagai aromaterapi.

“Penjualan essential oils ini permintaannya meningkat sekitar 20%, dan tidak hanya dari Bali saja, melainkan untuk pengiriman ke seluruh Indonesia,” ujar Ria. 

Dirinya menambahkan, walaupun demikian, Utama Spice juga terdampak akibat pandemi ini. Akibatnya, Utama Spice harus mengurangi jumlah karyawan, dan hanya tersisa 60 staf bersama dengan petani-petani lokal.

“Selama ini, perusahaan memang terus berkembang. Namun, saat pandemi perusahaan mau tidak mau harus diperkecil. Jadi, di satu sisi permintaan selalu naik, namun jumlah karyawan harus menurun. Maka dari itu, kami selalu mengupayakan produktivitas dari karyawan yang tersisa saat ini,” tambahnya. 

Selain itu, saat ini Utama Spice lebih mengutamakan penjualan melalui online, terutama Tokopedia karena hingga saat ini jumlah penjualan meningkat sangat tajam setelah produk-produknya dipasarkan melalui Tokopedia.

“Selama masa pandemi ini, kami jadi move online, karena melihat kebiasaan pengguna juga lebih sering belanja online lewat e-commerce. Sejak kami memasarkan produk lewat Tokopedia, penjualan juga meningkat 13 kali lipat,” ujar Ria memberikan penjelasan terkait penjualan selama pandemi ini. 

Saat ini, Utama Spice juga tidak hanya menawarkan produk kecantikan dan aromaterapi, tetapi juga menjual produk-produk untuk kesehatan selama masa pandemi, yakni hand sanitizer dan disinfektan herbal. 

Penulis: Chrisstella Efivania

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela