5 Alasan Memaafkan Diri Sendiri Bisa Membuatmu jadi Perempuan Bahagia

Endah Wijayanti30 Jul 2021, 13:05 WIB
Diperbarui 30 Jul 2021, 13:05 WIB
menutup hati

Fimela.com, Jakarta Memaafkan diri sendiri bisa menjadi hal tersulit untuk dilakukan. Seringkali kita sulit memaafkan diri sendiri karena kita merasa telah melakukan kesalahan fatal. Seakan-akan kita sudah membuat kesalahan paling besar dalam hidup dan takkan pernah punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang ada. Namun, justru memaafkan diri sendiri sangatlah perlu.

Kita bisa menjadi perempuan yang lebih bahagia dengan memaafkan diri sendiri. Apa pun kesalahan yang pernah kita lakukan, ada baiknya kita juga perlahan memaafkan kesalahan tersebut. Memaafkan diri sendiri bisa menjadi sebuah langkah penting untuk membuat kita lebih bahagia.

1. Memaafkan Diri Sendiri Membuat Kita Lebih Menyayangi Diri

“Love yourself. Forgive yourself. Be true to yourself. How you treat yourself sets the standard for how others will treat you.”― Steve Maraboli, Unapologetically You: Reflections on Life and the Human Experience

Salah satu cara untuk lebih mencintai diri sendiri adalah dengan maafkan diri sendiri. Apa pun kesalahan yang kita punya di masa lalu, kita perlu berdamai dengan semua itu. Karena dengan begitu kita bisa lebih fokus menjalani hari-hari kita yang ada saat ini. Serta bisa punya ruang di hati yang lebih lapang untuk meningkatkan kemampuan serta potensi yang lebih baik ke depannya.

2. Memaafkan Diri Sendiri Mempercepat Sembuhnya Luka di Hati

“Life is so short. The only person you hurt when you stay angry or hold grudges is you. Forgive everyone, including yourself.”― Tom Giaquinto

Luka di hati kita pastinya butuh waktu untuk sembuh dan pulih. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyembuhkan dan memulihkan diri. Salah satunya dengan memaafkan diri. Sebab dari memaafkan diri sendiri, langkah kita akan lebih mudah untuk berdamai dengan kesalahan-kesalahan yang ada. 

 

3. Memaafkan Diri Sendiri Melepaskan Racun di Hati

menjadi perempuan mandiri
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/DeanDrobot

“When you initially forgive, it is like letting go of a hot iron. There is initial pain and the scars will show, but you can start living again.”― Stephen Richards, Releasing You From The Past: Healing Past Hurt Through Forgiveness

Membenci diri sendiri hanya akan memperdalam luka dan kesedihan. Ada baiknya untuk memaafkan diri sendiri karena dengan cara ini kita bisa melepaskan racun di hati kita. Kita bisa lebih ringan ke depannya untuk melangkah menjalani kehidupan yang lebih baik lagi, menemukan kembali cinta-cinta yang lebih indah lagi.

4. Memaafkan Diri Sendiri adalah Cara untuk Bertumbuh

“Learn to forgive yourself. Guilt is the biggest anchor that pulls us and delays our growth and transformation.”― Purvi Raniga

Bagaimana kita bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih baik jika kita terus menyalahkan diri sendiri? Memaafkan diri sendiri akan menjadi langkah awal untuk kita bertumbuh. Kita bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi saat kita bisa berdamai dengan diri sendiri. Ringankan langkah untuk meraih kesempatan-kesempatan baru untuk berkembang.

5. Memaafkan Diri Sendiri Membantu Kita Menerima Ketidaksempurnaan

“May we find place in our hearts to forgive each other's faults.”― Lailah Gifty Akita

Kita bukan manusia sempurna. Pun kita selalu membuat kesalahan dalam hidup. Meskipun begitu, kita selalu punya kesempatan untuk terus belajar dari kesalahan yang ada. Kita selalu punya cara untuk belajar dan mengambil hikmah dari kesalahan yang pernah kita lakukan.

Meski mungkin tidak mudah, tapi kita perlu pelan-pelan memaafkan diri sendiri. Ini adalah sebuah langkah awal yang penting untuk membuat kita lebih bahagia menjalani hidup dengan cara yang lebih bermakna.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela