Rumah Pohon dan Kenangan Manis dengan Ayah yang Kini Berada di Surga

Endah Wijayanti15 Agu 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 15 Agu 2021, 13:15 WIB
childhood dan rumah pohon

Fimela.com, Jakarta Kenangan pada masa kecil takkan pernah terlupakan. Hari-hari dan waktu yang kita lewati saat masih anak-anak akan selalu membekas di hati. Masing-masing dari kita pun pasti punya kisah atau cerita paling membekas soal masa kecil itu, seperti pengalaman yang dituliskan Sahabat Fimela dalam Lomba My Childhood Story: Berbagi Cerita Masa Kecil yang Menyenangkan ini.

***

Oleh: Reni Priska Panjaitan

Akhirnya, aku kembali berdiri di depan pohon ini lagi. Kupejamkan mata dan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Kenangan itu bermain liar dalam pikiranku. Bahkan, kalau waktu bisa diputar, aku mau kembali pada masa itu. Masa saat semuanya terasa indah. Seandainya aku bisa menukarnya dengan semua yang kumiliki saat ini, aku pasti telah melakukannya.

Pohon ini masih berdiri kokoh dan menjulang tinggi. Dulu pohon ini menjadi saksi bisu kebersamaanku dengan ayah dan saudara kembarku. Di saat ayahku mengatakan dia akan membangun rumah pohon, aku sangat bahagia. Bertiga kami sering menghabiskan waktu di rumah pohon ini, dan ayah akan menceritakan hal-hal yang lucu. Saat hari libur tiba, kami akan cepat-cepat bangun dan menghabiskan waktu di rumah pohon. 

Terima Kasih, Ayah

hari ayah
Ilustrasi./Copyright shutterstock

Seiring waktu dengan kegiatan yang semakin padat, rumah pohon itu hampir terlupakan. Aku dan saudara kembarku sudah bekerja di kota yang berbeda. Dan, ayahku semakin menua, dia tidak sanggup lagi untuk menaiki tangga rumah pohon itu. Rumah pohon itu juga ikut menua dan hampir roboh. Tapi, pohon itu terlihat semakin kokoh. 

Ayah selalu mengatakan kepada kami, ketika masalah datang bertubi-tubi, jadilah seperti pohon ini semakin kokoh. Jangan pernah kalah dari terpaan angin kehidupan, jadilah pemenang. Aku selalu bangga pada ayah, dia membesarkan kami seorang diri.

Ibuku telah meninggal dunia ketika melahirkan kami. Dan, ayah juga sudah meninggal dunia empat tahun yang lalu. Seandainya ayah ada di sini, pasti bangga dengan anakmu, kami sudah menjelma menjadi perempuan tangguh. Ayah, terima kasih untuk semua hal yang telah engkau lakukan dan berikan kepada kami anakmu.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela