Menjadi Cucu Pertama di Keluarga, Ada Pengalaman yang Terus Menetap di Hatiku

Endah Wijayanti16 Agu 2021, 10:55 WIB
Diperbarui 16 Agu 2021, 10:55 WIB
cinta ibu dan pengorbanan besarnya

Fimela.com, Jakarta Kenangan pada masa kecil takkan pernah terlupakan. Hari-hari dan waktu yang kita lewati saat masih anak-anak akan selalu membekas di hati. Masing-masing dari kita pun pasti punya kisah atau cerita paling membekas soal masa kecil itu, seperti pengalaman yang dituliskan Sahabat Fimela dalam Lomba My Childhood Story: Berbagi Cerita Masa Kecil yang Menyenangkan ini.

***

Oleh: Wida Ratna

Terlahir dari seorang ibu dan ayah yang sama-sama anak pertama menjadi sebuah tanggung jawab yang besar. Ya, aku akan menjadi kakak tertua selain dari adik kandungku aku pun jadi kakak tertua dari anaknya adik-adik orang tuaku.

Di balik itu semua, ada hal indah yang sangat aku kenang. Aku adalah cucu pertama dari kedua belah pihak ayah ibuku, empat tahun menyandang status cucu pertama sebelum adikku lahir, membuatku merasa menjadi seorang putri kerajaan.

Aku sangat disayang oleh kakek dan nenek, semua sangat memanjakanku, memberi semua yang aku mau. Sekilas tentang kakekku, kakek dari ayahku seorang pesohor konsultasi di desa, sedangkan kakek dari ibuku seorang tengkulak bumbu rempah-rempah dan pemilik kapal ikan di pantai selatan, oleh sebab itu tidak ada yang tidak mengenalku.

Sangat Disayang oleh Kakek dan Nenek

cinta ibu dan pekerjaan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/photographeeeu

Jadi cucu pertama senang kurasakan aku punya banyak kasih sayang, semua orang sangat menanti kehadiranku, karena kakek dari ayahku sangat ingin menimang cucu. Saat aku lahir,k akek sangat gembira penuh haru bahagia menyambut cucu pertamanya. Semua persiapan menyambut kelahiranku, kakek mengerahkan semua pegawainya.

Lain hal kakek dari ibuku, beliau selalu harus sedikit mengalah pada kakek dari ayah, karena menyadari bahwa kakek dari ayah sudah tua renta, tapi ayah dan ibuku selalu berlaku adil akan mengunjungi keduanya secara bergantian.

Aku ingat, setiap perayaan ulang tahunku, mereka selalu merayakannya secara bergantian, hari pertama selalu kakek dari ayah. Pada ulang tahunku yang ketiga, aku merayakannya di Dufan bersama kakek dan anak-anak pegawai kakekku yang jumlahnya mencapai 160 orang bersama orang tua mereka, semua diajak kakekku sebagai bonus hiburan setiap tahunnya.

Setelah itu bergilir pada kakek dari ibuku merayakan ulang tahunku di tepi pantai sangat aku sukai selain wahana permainan akupun sangat suka dengan air dan pasir semua orang bersuka ria merayakan ulang tahunku, aku merasa sangat bahagia dan bersyukur. Kedua kakekku sangat melengkapiku, kasih sayang mereka sangat besar bahkan setelah adikku lahir kasih sayang mereka tidak pernah berkurang padaku, rasanya tetap sama, aku tetap cucu pertamanya.

Kini, kedua kakekku sudah tenang di sisi-Nya. Kakek dari ayah pergi terlebih dahulu,lalu 3 tahun kemudian kakek dari ibu ikut menyusul. Terima kasih kakek kisah masa kecilku sangat penuh cinta, kasih sayang dan kebahagiaan.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela