Kebahagiaan Masa Kecil Begitu Sederhana tapi Sangat Indah

Endah Wijayanti18 Agu 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 18 Agu 2021, 11:15 WIB
tersenyum bahagia

Fimela.com, Jakarta Kenangan pada masa kecil takkan pernah terlupakan. Hari-hari dan waktu yang kita lewati saat masih anak-anak akan selalu membekas di hati. Masing-masing dari kita pun pasti punya kisah atau cerita paling membekas soal masa kecil itu, seperti pengalaman yang dituliskan Sahabat Fimela dalam Lomba My Childhood Story: Berbagi Cerita Masa Kecil yang Menyenangkan ini.

***

Oleh: ayusucinurhasanah

Melewati fase demi fase kehidupan adalah hal yang selalu aku syukuri, termasuk fase menjadi seorang anak. Banyak orang bilang masa kecil adalah masa yang paling indah, masa yang penuh canda dan tawa, masa berekspresi dan bereksplorasi tanpa mengenal kata malu dan suatu masa yang tak akan pernah terulang lagi dalam hidup ini. Rasanya ingin sekali kembali ke masa itu bagai tiada beban yang ada hanya keceriaan. 

Setiap orang mempunyai masa kecil yang berbeda-beda seperti halnya aku yang memiliki masa kecil yang sedikit berbeda dengan orang lain. Di mana masa kecil selalu ada ayah dan ibu menemani, melakukan banyak hal baru dengan cinta dan kasih mereka namun semenjak aku bayi, ibu dan ayah harus pergi merantau keluar kota untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Aku yakin mereka sangat menyayangiku sebab itu aku tinggal bersama nenek. 

Teringat dari kecil nenek yang selalu menjagaku, membuatkanku susu, menimangku hingga aku tertidur dan sampai aku sekolah nenek yang selalu mengantarkanku dengan sepeda antiknya. Waktu duduk di sekolah dasar sepulang sekolah aku selalu belajar mengaji. "Menuntut ilmu agama adalah wajib setiap muslim," kata-kata itu selalu diucapkan nenek meskipun waktu kecil aku kurang memahaminya.

Ketika pulang mengaji aku dan teman-temanku sering sekali pergi ke sawah untuk mencari keong dan memancing belut. Kebetulan nenek di rumah memelihara bebek karena itu keongnya untuk makanan bebek sedangkan belut hasil pancingan kami dimasak dan dijadikan lauk makan bersama. Tidak heran sepulang dari sawah bajuku kotor dan dilumuri lumpur sawah namun aku bahagia sekali karena disawah selalu punya kenangan indah masa kecilku, udaranya yang sejuk, padi yang begitu hijau dan burung-burung yang begitu riang bermain di sawah seperti halnya aku dan teman-teman. 

#ElevateWomen

What's On Fimela