Demi Kesehatan Mental, Nike Liburkan Karyawan Selama Sepekan

Nabila Mecadinisa05 Sep 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 05 Sep 2021, 16:00 WIB
Demi Kesehatan Mental, Nike Beri Cuti Seminggu untuk Seluruh Karyawan

Fimela.com, Jakarta Kesehatan mental menjadi isu utama saat ini. Rupanya, Nike juga merasa jika kesehatan mental pekerjanya jadi prioritas utama. Dikabarkan jika Nike memberikan cuti kepada karyawannya di kantor pusat Amerika selama satu pekan. 

Tentu jatah libur yang tidak tanggung-tanggung. Bakkan hal ini dilakukan untuk menghilangkan jenuh dan stres bagi karyawan Nike terutama akibat dampak Covid-19. 

Dilansir The Guardian, Rabu (1 September), Nike menyatakan akan meliburkan semua karyawan yang berkantor di Oregon sampai Jumat, 3 September 2021.

 

 

Demi kesehatan mental

Demi Kesehatan Mental, Nike Beri Cuti Seminggu untuk Seluruh Karyawan
Ilustrasi kalimat penyemangat untuk kesehatan mental. (dok. Dan Meyers/Unsplash.com)

Para pemimpin senior turut menghimbau agar semua bawahan dan junior untuk mengabaikan semua tanggung jawab kerja untuk dapat membantuk ‘meningkatkan’ kesehatan mental mereka.

“Luangkan waktu untuk bersantai, menghilangkan stres, dan menghabiskan waktu dengan orang tercinta. Jangan bekerja,” tulis Matt Marrazo, manajer senior pemasaran global Nike sebagaiman diunggah via LinkedIn.

Marrazo menambahkan bahwa kondisi dalam satu hingga dua tahun terakhir sangat berbeda dengan sebelumnya. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri menjadi kunci untuk tetap waras. Terlebih untuk kembali melakukan yang terbaik.

Marrazo sendiri mengakui periode setahun terakhir merupakan masa yang sangat sulit. Terkait hal itu, para staff wajib di reset dan disadarkan bahwa mereka adalah manusia dan hidup melewati peristiwa yang traumatis.

Memberikan libur ekstra

Ilustrasi
Ilustrasi foto Nike Air Jordan 1 Mid Chicago Toe. (dok. unsplash/Hadis Abedini)

Keputusan untuk libur ekstra yang diambil Nike ini diharap mampu melawan kelelahan para staff sebagai dampak WFH dan pertemuan video call terus menerus. Selama ini kebijakan Work From Home dinilai sudah mengaburkan batas kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Menurut Marazzo, fasilitas dan dukungan utuk para karyawan yang Nike adalah hal yang tepat. “Good business, but it’s also the right thing to do,” tuturnya.

“Ini bukan hanya libur seminggu bagi tim. Melainkan statement pengakuan bahwa kami memprioritaskan kesehatan mental dan tetap menyelesaikan pekerjaan,” lanjutnya.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela