Sukses

Lifestyle

Direktur Miss Supranational Andre Sleigh Diduga Hina Indonesia, Sederet Putri Indonesia dan Negara Lain Buka Suara

Fimela.com, Jakarta Nama Andre Sleigh tengah viral lantaran ia diduga menghina Indonesia. Hal tersebut terjadi ketika video dirinya tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, Miss Supranational 2019 sedang makan bersama Andre Sleigh dan melakukan Instagram Live. Namun tiba-tiba, terdengar suara Andre mengatakan hate comment kepada Indonesia.

Ia yang menyebut “Oh iam so sick of this fu*king Indonesia,” (aku sangat muak dengan Indonesia).

Padahal, Andre Sleigh sendiri merupakan salah satu Direktur Kreatif dari World Beauty Association (WBA) yang seharusnya tidak melontarkan kata-kata yang tidak pantas untuk negara yang mengikuti ajang kecantikan dunia tersebut.

Diduga komentar tersebut terlontar berawal dari rumor kecurangan pada ajang Miss Supranational 2020 lalu. Akibat kecurangan tersebut, banyak warganet Indonesia menyerang ajang tersebut.

"Kamu tahu, mengirimiku ancaman kematian sepanjang waktu, kamu tidak bisa mengirimkan ancaman kematian dan tidak berharap mereka akan bereaksi dengan berkata aku muak denganmu," kata Andre.

Dia juga mengatakan, netizen Indonesia tidak hanya mengirimkan pesan ancaman hingga ratusan kepadanya, tapi juga kepada teman dan keluarganya.

"Begitu banyak pesan yang mengerikan, dan aku bilang satu hal dan kamu bertingkah menjadi korbannya," ujar Andre.

Tentu prilakunya mendapat kritik tajam dari berbagai pihak, terutama para putri Indonesia yang pernah kontes kecantikan internasional.

Beberapa putri Indonesia dan negara lain bersuara

Jihane Almira sebagai Putri Indonesia Pariwisata 2020 pun memposting bendera Indonesia, dengan caption,

Niat dan tujuan utama saya adalah untuk membanggakan dan merepresentasikan INDONESIA/NS dengan baik juga secara optimal. Apapun dan SIAPAPUN yang menyentuh negara saya, saya maju.

If you plan on raising a star, a role model or whatever you call it, here’s one tip from me since YOU have always been asking how I deal with it:

Make sure they grow a thick skin and a steel heart before they go ‘out’ there.. At least for the media.

Begitu pun dengan Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan 2020. Ia menuliskan 

Do not give anyone, the power to define us, We define ourselves. This is our chance to show who we areand who we are not

Yuk bersatu dan beraspirasiSecara damai dan beradab

Tidak perlu kasar untuk didengarTidak perlu berteriak untuk berdampak

Jauhi kata kata kasar dan ujaran kebencianDunia sedang memperhatikan..Gunakan momentum ini untuk tunjukkanbahwa kita berbeda,Bukan seperti dia atau mereka

We are civilized, kind, loving,friendly, supportive, passionate,and above all,United

 

Kezia sebagai Top 13 Miss Universe 2016 juga menuliskan, 

Sangat disayangkan event Internasional yang mengedepankan keberagaman suku, budaya, ras dan agama dari berbagai negara harus mengalami penurunan "NILAI" ajang itu sendiri. Dikarenakan sebuah ungkapan oleh sosok penting di ajang tersebut yang menyebabkan kesedihan dan kekecewaan sebuah bangsa yang besar.

Indonesia adalah negara besar yang menjunjung tinggi nilai-nilai KESOPANSANTUNAN dan TOLERANSI, namun kami tidak menoleransi rasisme dan ujuran kebencian yang menyakiti perasaan kami.. I'm proud to be Indonesian!!

 

Begitu pun dengan Putri Indonesia 2020,  Ayu Maulida Putri, ia menuliskan 

Beberapa bulan yang lalu saya sedang mempersiapkan diri untuk datang ke salah satu acara kontes bergengsi untuk mendukung adik saya tercinta untuk kompetisinya. Semua dokumen, persyaratan, waktu, dan tenaga….Saya datang ke sana bukan untuk berharap melihat Indonesia mendapatkan mahkota atau berapa banyak penghargaan yang bisa diperoleh Indonesia. Saya ada di sana untuk mendukung saudara perempuan saya bahkan ketika pembatasan perjalanan ketat karena pandemi ini.

Namun, saya melakukan semua yang saya bisa untuk berada di sana untuk mendukung orang-orang yang saya cintai dan Negara saya. Saya tidak ada di sana untuk duduk, menonton, dan bertindak anggun seperti Ratu Kecantikan;Tidak, saya di sana untuk menunjukkan bagaimana kita orang Indonesia mencintai negara dan perwakilan kita. Saya tidak hanya menyebut nama negara kita,Tapi aku BERTERIAK dari atas Paru-paruku “INDONESIA”Jantungku berdetak…. Saat aku mengibarkan Benderakudan saya tidak malu sama sekali,saat semua orang menatapku.Semua itu didedikasikan untuk saudara perempuan saya dan negara saya.

Sayangnya kata-kata tidak bijak yang datang dari dalam ini harus keluar...Saya percaya bahwa hampir semua arak-arakan mendapatkan ujaran kebencian dari berbagai cara dan tak terduga....Namun bukan berarti kita harus membenci negara/bangsa.

Saya tidak pernah mengatakan sepatah kata pun tentang kebencian terhadap saya, tetapi ketika itu tentang bangsa saya, saya tidak akan pernah tinggal diam.Bersatu menjadi satu,Sebagai Indonesia,Dengan Toleransi dan Kebaikan.

Bahkan, beberapa negara pun buka suara dan mendukung Indonesia.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading