Pakai Kostum Otak Mengikuti London Marathon, Pelari Ini Punya Alasan yang Menyentuh Hati

Endah Wijayanti18 Sep 2021, 10:45 WIB
Diperbarui 18 Sep 2021, 10:45 WIB
pelari

Fimela.com, Jakarta Tiap orang punya cara sendiri untuk memberikan bantuan atau dukungan kepada orang lain. Bahkan bisa memilih cara uniknya sendiri, seperti yang dilakukan oleh pria ini. 

Seorang pelari asal Inggris ini ingin memecahkan Guinness World Record dengan menyelesaikan kompetisi London Marathon sambil berpakaian seperti otak manusia. Bryce Alford, seperti yang diulas via Liputan6.com, merupakan manajer penggalangan dana Headway untuk badan amal cedera otak. Dia telah berulang kali terlihat dalam beberapa hari terakhir berlari di jalan Jersey, Inggris, sambil mengenakan kostum otak yang menutupi tubuhnya.

Sedang Mencoba Memecahkan Rekor

Petugas dari unit kepolisian Kota Saint Helier bahkan berpose untuk foto bersama Alford yang masih mengenakan kostum otaknya. Para polisi tersebut meminta berfoto saat tak sengaja bertemu Alfred ketika ia sedang berlatih untuk London Marathon yang akan diadakan pada Selasa 3 Oktober mendatang.

Alford sedang mencoba untuk memecahkan rekor Guinness sebagai pelari maraton tercepat dan berpakaian sebagai otak. Sebelumnya, ia membuat rekor Guinness pada tahun 2003 untuk 100 kilometer (62,1 mil) tercepat di treadmill.

Ia mengatakan kostum itu dirancang sebagai representasi dari apa yang dirasakan oleh orang-orang yang terkena cedera otak.

"Saya mendengar berulang-ulang kali bahwa kebanyakan orang merasa terjebak di dalam otak mereka sendiri. Jadi ketika kamu melihat saya sedang memakai kostum itu, kamu mungkin akan merasakan perasaan itu juga, kamu bisa membayangkan tekanan itu, dan apa rasanya jika harus berhadapan dengan perasaan tekanan itu di setiap harinya," katanya kepada ITV News.

#ElevateWomen

What's On Fimela