Terkait Uang Pinjaman Suami, Ada Hal yang Perlu Dipastikan Dulu

Endah Wijayanti18 Sep 2021, 12:45 WIB
Diperbarui 18 Sep 2021, 12:45 WIB
merana karena kartu kredit

Fimela.com, Jakarta Setiap harinya kita berurusan dengan uang. Menghasilkan uang hingga mengatur uang menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian kita. Bahkan masing-masing dari kita punya cara tersendiri dalam memaknai uang. Dalam tulisan kali ini, Sahabat Fimela berbagi sudut pandang tentang uang yang diikutsertakan dalam Aku dan Uang: Berbagi Kisah tentang Suka Duka Mengatur Keuangan. Selengkapnya, yuk langsung simak di sini.

***

Oleh:  Widia Wisti

Ini hari ketiga suami berada di perjalanan dagang. Jauhnya tempat yang dituju membuat suami harus tinggal dan bermalam di mobil pick up yang ia kendarai. Suami yang memilih peruntungan dengan berwirausaha makanan pokok ke pelosok daerah, mau tidak mau harus berpisah dengan kami yang tinggal di kota.

Menjelang Magrib datanglah teman suami, bersama istri, dan juga dua orang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya. Setelah mempersilakan masuk dan bercakap tentang keberadaan suami saat ini, mereka mulai membicarakan perihal utang. Jujur, suami belum memberitahukan apa pun terkait uang pinjaman yang mereka maksud. 

Perlahan, mereka mulai menghasut saya dengan mengatakan jika suami berutang hingga Rp14 juta untuk perolehan modal usaha di koperasi tempat teman suami saya tersebut mengambil pinjaman. Padahal selama ini yang saya tahu, modal usaha saat ini adalah sisa pembelian uang mobil pick up yang dipinjamkan oleh kakak ipar saya. 

Mereka terus menekan saya, bahkan mengatakan suami saya adalah lelaki yang tidak jujur. Marah, seketika itu saya menggebrak lantai dan meminta mereka keluar dari rumah saya. Saya tidak ingin karena perkataan mereka yang belum tentu benar membuat saya mencurigai suami saya. Cukuplah nanti suami yang menjelaskan kebenarannya. Uang memang mampu menghancurkan segalanya, bahkan jika kita tidak mampu bersabar dengan ketiadaannya.  

#ElevateWomen

What's On Fimela