29 Kata-Kata Tere Liye tentang Kamu, Cinta dan Rindu yang Menyentuh Hati

Kezia Prasetya Christvidya21 Okt 2021, 12:53 WIB
Diperbarui 21 Okt 2021, 13:11 WIB
membaca-kezo

Fimela.com, Jakarta Tere Liye atau yang memiliki nama asli Darwis, adalah seorang penulis terkenal yang lahir pada tanggal 21 Mei 1979, dan berasal dari Lahat, Indonesia.

Ada banyak karya dari Tere Liye yang sudah dibukukan, bahkan diadaptasi menjadi film layar lebar, seperti Hafalan Shalat Delisa, Bidadari-Bidadari Surga, Moga Bunda Disayang Allah, dan Rembulan Tenggelam di Wajahmu.

Tere Liye sering menuliskan kata-kata yang penuh makna dalam setiap novelnya. Ada yang berisi tentang cinta, ungkapan kerinduan, bahkan tentang kritikan untuk pemerintah. Berikut kata-kata Tere Liye tentang kamu, cinta dan rindu yang menyentuh hati pembacanya:

Kata-Kata Tere Liye tentang Kamu

membaca-kezo
ilustrasi novel/lilartsy/pexels

1. Mengenalmu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tak perlu ditemukan, cintalah yang menemukan kita.

2. Ada banyak hal-hal hebat yang tampil sederhana. Bahkan sepertinya, banyak momen berharga dalam hidup datang dari hal-hal kecil yang luput kita perhatikan. Karena kita terlalu sibuk mengurus sebaliknya.

3. Setiap janji sesederhana apa pun itu, memiliki kehormatan.

4. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru.

5. Hati manusia persis seperti lautan, penuh misteri. Kita tidak pernah tahu kejadian menyakitkan apa yang telah dilewati seseorang.

6. Menemuinya, mengobrol sebentar, bertanya apa kabar, dan menawarkan bantuan adalah hal menyenangkan bagi sesama sahabat baik.

7. Separuh semangatku runtuh. Hidupku dipersimpangan. Apakah pulang atau terus dengan cita-citaku. Saat aku sudah hampir di titik terakhir, hampir menyerah, pertolongan itu datang.

8. Tidak ada yang benar-benar bisa kita lupakan. Karena saat kita lupa, masih ada sisi-sisi yang mengingatnya. Boleh jadi selama ini kita terus menyibukkan diri, karena sejatinya aku sedang mengenyahkan masa lalu itu.

9. Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu. Itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, namun cintalah yang akan menemukan kita.

10. Masa lalu, rasa sakit, masa depan, mimpi-mimpi, semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.

Kata-Kata Tere Liye tentang Cinta

membaca-kezo
ilustrasi novel/Karolina Grabowska/pexels

11. Jangan pernah jatuh cinta saat hujan. Karena ketika besok lusa kamu patah-hati, setiap kali hujan turun, kamu akan terkenang dengan kejadian menyakitkan itu. Saat orang lain bahagia menatap hujan, kamu justru nelangsa sedih melihat keluar jendela.

12. Jika seseorang tetap menunggu saat kita pergi tanpa kabar. Maka dia berhak ditunggu, pun jika itu tiada pasti kembali.

13. Cinta itu beda-beda tipis dengan musik yang indah. Ya, cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.

14. Cinta adalah sabar. Orang-orang yang sabar akan memperoleh cinta yang istimewa.

15. Alangkah banyaknya pencinta yang justru berusaha tampil hebat, keren, gagah, sampai dia lupa menjadi dirinya sendiri.

16. Cinta itu tidak selalu melekat pada kebersamaan, tapi melekat pada doa-doa yang disebutkan dalam senyap.

17. Jika dia memutuskan untuk pergi menjauh, itu berarti sudah saatnya kau memulai kesempatan baru.

18. Seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.

19. Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan itu semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu.

20. Cinta pertama itu tidak spesial, karena yang paling spesial adalah cinta terakhir dan itu selama-lamanya. Tetapi jika kalian beruntung, akan lebih spesial lagi jika cinta pertama itu sekaligus menjadi cinta terakhir dan selama-lamanya.

Kata-Kata Tere Liye tentang Rindu

membaca-kezo
ilustrasi membaca/Karolina Grabowska/pexels

21. Apalah arti memiliki? Ketika diri kami sendiri bukan milik kami.

22. Apalah arti kehilangan? Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya kehilangan banyak pula saat menemukan.

23. Apalah arti cinta? Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah?

24. Bagaimana mungkin kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun?

25. Hanya dua alasan yang membuat seseorang memutuskan pergi sejauh mungkin. Satu karena kebencian yang amat besar, satu lagi karena cinta yang amat dalam.

26. Selalu menyakitkan saat kita membenci sesuatu. Apalagi jika itu ternyata membenci seseorang yang seharusnya kita sayangi.

27. Saat kita membenci sesuatu, sebenarnya kita sedang membenci diri sendiri. Terima dengan sepenuh hati, maka kau akan bahagia dengan pilihanmu.

28. Cinta yang baik selalu mengajari kau agar menjaga diri. Tidak melanggar batas, tidak melewati kaidah agama.

29. Cinta sejati adalah melepaskan. Semakin sejati perasaan itu, semakin tulus kau melepaskannya. Besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara yang mengagumkan.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela