Dari Guru Honorer Gaji Rp250 Ribu lalu Resign, Kini Perempuan ini Jadi Perias Pengantin dengan Omzet Menakjubkan

Anisha Saktian Putri26 Okt 2021, 19:30 WIB
Diperbarui 26 Okt 2021, 19:30 WIB
Ilustrasi Kisah Guru honorer yang resign dan memilih menjadi perias pengantin

Fimela.com, Jakarta Guru memiliki profesi yang sangat mulia karena mendidik, mengejar, melatih, dan membantu siswa/i dalam mengembangan pengetahuan hingga keterampilan. Sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak atau sekitar usia 5 tahun, guru memiliki peran penting dalam kehidupan seseorang.

Sayangnya, meski mengemban tugas yang cukup berat tidak diimbangi dengan penghasilan yang mencukupi. Misalnya, saja bukan suatu rahasia lagi jika guru honorer di Indonesia kerap kali mendapatkan penghasilan yang jauh dari kata layak. Bahkan tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut dirasakan oleh guru perempuan, yang mengaku sempat kesulitan karena gajinya sebagai guru honorer hanya Rp250 ribu setaip bulannya. Kisah tersebut pun diceritakan melalui unggahan di Instagram @alkenwedding.

Dalam Instagram tersebut diceritakan, bahwa dulunya ia adalah seorang honorer. "Dulu saya seorang guru honorer dgn gaji Rp250rb perbulan. Saya juga daftar kerja dikantor2 tapi tidak pernah ketrima," tulis keterangan unggahan.

Menjadi Youtuber dan Perias Pengantin

Kisah Guru honorer yang resign dan memilih menjadi perias pengantin
Kisah Guru honorer yang resign dan memilih menjadi perias pengantin

Namun, sang mantan guru honorer ini menceritakan jika dirinya membutuhkan penghasilan tambahan, alhasil ia pun mencoba peruntungan menjadi youtuber dengan konten membahas soal make-up. Tak disangka, keisengannya itu berbuah hasil.

"Kemudian saya berusaha ngonten di youtube dan alhamdulillah dapet gaji hampir 10jt. Dari youtube saya iseng bikin self makeup. Ada yg minta dimakeupin waktu nikah dan dibayar seikhlasnya, waktu itu diamplopin 300rb," tulisnya.

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk untuk resign dari guru honorer dan memilih untuk merintis bisnisnya sebagai seorang perias atau makeup artist. Meski sempat diremehkan, perempuan tersebut mengaku yakin dengan pilihannya.

"Kemudian saya resign dari guru dan merintis bisnis ini. Kata mereka 'udah jadi guru kok malah jadi perias'," tulisnya.

"Prinsip saya. Kerja itu yg dicari uang dan kenyamanan. Gak munafik, saya lebih bahagia karna penghasilan jadi mua jauh lebih besar dari yg dulu," tambahnya.

Omzet ratusan juta

Setelah serius menekuni pekerjaan sebagai perias pengantin, mantan guru honorer tersebut mengaku kini bisa mendapatkan omzet mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya.

"Dengan omset perbulan bisa sampai ratusan juta. siapa yg gak happy," pungkasnya.

Setelah dibagikan, unggahan itupun langsung dibanjiri beragam komentar dari netizen.

"Saya juga guru, saya juga punya bisnis dekorasi. Jadi guru memang harus besar hati salah tempat kalau jadi guru mengharapkan kesejahteraan. Guru pengabdian bukan pekerjaan," kata akun @tafiq***

"Saya Guru dan Suami Fotografer, disuruh belajar tata rias dan diarahkan banting setir jadi MUA biar seirama dan aku tolak mentah-mentah...aku tau diriku...biarkan aku jadi diriku sendiri... hidup memang pilihan," ungkap akun @nafisa***

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela