Perbedaan Pintar dan Cerdas Jangan Sampai Salah Mengartikan

Anisha Saktian Putri27 Okt 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 27 Okt 2021, 17:30 WIB
Perbedaan Pintar dan Cerdas(Chompleam/Shutterstock)

Fimela.com, Jakarta Pintar dan cerdas merupakan kata sifat perilaku yang digunakan untuk menggambarkan kualitas seseorang.  Banyak mengira kedua kata tersebut memiliki arti yang sama, padahal ada perbedaan makna atau arti dari pintar dan cerdas. 

Perbedaan antara pintar dan cerdas adalah asal dari keduanya.  Misalnya pintar adalah kualitas yang datang melalui pembelajaran dan mengadopsi perilaku yang dipelajari, kecerdasan adalah kualitas bawaan dan sifat yang diperoleh.

Pintar adalah perilaku yang dipelajari.  Ini adalah perilaku yang dapat diadopsi dari waktu ke waktu. Sedangkan, kecerdasan adalah kualitas yang melekat. 

Pintar adalah memiliki bakat untuk mendapatkan solusi dalam situasi sulit lebih cepat daripada yang lain atau memiliki kualitas berbeda yang meningkatkan cara kerja otak.

Pintar mengacu pada interpretasi yang dipelajari seperti membuat keputusan emosional atau bisnis yang cerdas.  Cerdas adalah status yang diperoleh.

Orang pintar mampu mencerna apapun dengan sempurna sehingga memiliki pengetahuan yang sangat luas, dan pengetahuan tersebut lah yang menjadi senjata utamanya. Orang pintar juga dikenal akan disiplin dan teratur, sehingga ia selalu mampu mengerjakan setiap hal yang diperintahkan. Pintar, membutuhkan proses untuk memahami suatu hal terlebih dahulu dengan jangka waktu tertentu. Orang pintar hanya bisa menjawab hal-hal yang telah dipelajari.

 

Kecerdasan

perempuan bekerja
ilustrasi perempuan cerdas/mapo_japan/Shutterstock

Berasal dari kata 'kecerdasan', cerdas adalah kata sifat. Ini adalah kemampuan untuk memperoleh dan menerapkan pengetahuan, informasi, dan keterampilan. Cerdas merupakan bawaan dari lahir dan tidak bisa dicari.

Orang cerdas yang mengandalkan logika sebagai pendukungnya. Sehingga, orang cerdas tidak hanya menguasai satu bidang saja, tetapi bidang lainnya juga.

Pengukuran kecerdasan seseorang dapat dilakukan melalui tes IQ. Ini adalah kapasitas seseorang untuk mencapai pengetahuan dan memprosesnya.

Menjadi cerdas dianggap sebagai sifat yang luar biasa tetapi tidak dianggap praktis karena pikiran yang sangat intelektual bukanlah sesuatu yang dapat dipahami semua orang.

Kecerdasan adalah kualitas bawaan dan biasanya diwariskan. Struktur genetik kita melahirkannya. Dengan demikian, tidak ada upaya terpisah yang diperlukan untuk menjadi orang yang cerdas. Sebaliknya, kecerdasan yang melekat pada diri seseorang dapat dipoles dengan memperoleh pengetahuan dan memanfaatkannya dengan baik.

Berbeda dengan orang pintar yang disiplin dan teratur, biasanya orang cerdas justru terlihat lebih santai. Namun bukan dalam arti negatif, orang cerdas tahu kapan ia harus santai dan serius, karena orang cerdas sangat fleksibel.

Orang cerdas lebih mengandalkan pikiran kritis dan pengalaman. Secara emosional, orang cerdas cenderung lebih stabil emosinya dibanding orang pintar.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela