Diary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Kayu Idaman Sendiri di RuangQu

Hilda Irach26 Des 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 26 Des 2021, 14:41 WIB
Diary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Kayu Idaman Sendiri di RuangQu

Fimela.com, Jakarta Furnitur menjadi salah satu kebutuhan pokok dalam sebuah hunian. Untuk memiliki furnitur yang dibutuhkan, umumnya orang-orang membelinya di toko furnitur. Namun tak sedikit orang yang kurang puas dengan furnitur yang dijual, baik dari segi desain maupun bahan.

Kabar baiknya, kini kamu bisa mewujudkan furnitur sesuai keinginan dari hasil tangan sendiri di RuangQu. Sebagai makerspace art and craft, RuangQu menyediakan ruang untuk belajar berkarya dan berkreativitas seni rupa, terutama di bidang woodworking atau kerajinan tangan berbahan dasar kayu.

Melalui RuangQu, kamu bisa belajar berkreasi membuat ragam furnitur kayu sendiri alias Do It Yourself (DIY). Tak hanya itu, RuangQu juga memfasilitasi kelas-kelas di bidang kerajinan tangan lainnya, seperti resin dan kulit.

 

Belajar dari Nol

Diary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Kayu Idaman Sendiri di RuangQu
Belajar berkreasi membuat ragam furnitur sendiri di Ruangqu. (dok/ruangqu).

Bagi pemula yang tertarik mengasah kemampuan pertukangan kayu tidak perlu khawatir. Sebab, semua peserta akan benar-benar dibimbing dari nol, dari tahap yang paling awal dan paling mudah.

“Hampir semua ini (peserta) beginner, sekitar 80% beginner di sini. Yang profesional biasanya hanya ingin menambah ilmu. Rata-rata umur 20-40, bahkan 12 tahun juga ada. Tujuannya beragam, ada yang buat berbisnis ataupun sekedar hobi,” ujar Pendiri RuangQu, Marques Darmawan.

Selain itu, semua barang yang diperlukan untuk pembuatan furnitur sudah disediakan. Baik itu alat perkakas kayu maupun bahan kayu untuk dijadikan furnitur. Ini tentunya sangat membantu siapapun yang tertarik dalam praktik DIY, namun sama sekali tidak tahu harus memulainya dari mana.

“Semua alat-alat yang dibutuhkan sudah kita siapkan. Jadi, bagi yang berminat cuma tinggal datang, pulang bawa hasil yang dibuat,” kata Lili Laurensia, salah satu pendiri RuangQu ketika ditemui FIMELA di kawasan Jakarta Utara.

Ada banyak materi yang diajarkan saat peserta mengikuti kelas woodworking di RuangQu, mulai dari penggunaan tools, memotong kayu, mengamplas kayu, menyusunnya menjadi furniture, memaku, mengelem, hingga proses finishing.

Bentuk Kepedulian Sosial

Diary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Kayu Idaman Sendiri di RuangQu
Belajar berkreasi membuat ragam furnitur sendiri di Ruangqu. (dok/ruangqu).

Berdiri sejak 10 November 2018, Marques mengatakan hadirnya RuangQu menjadi upayanya untuk meningkatkan industri kreatif di Indonesia, terutama dalam bidang woodworking.

Pasalnya, di Indonesia sendiri saat ini masih sedikit yang memberikan ruang atau wadah untuk makerspace art and craft. Sekalipun ada, akses informasi masih terbatas.

“Apalagi sekolah di bidang woodworking itu cuma satu di Indonesia, itupun dalam keadaan krisis karena jumlah peminatnya yang berkurang. Di pelosok-pelosok sebenarnya ada, tapi sudah terancam tutup. Ketika ditanya, rupanya banyak yang tidak mengetahui di Indonesia punya sekolah di bidang ini. Jadi informasi masih terbatas,” ujar pria yang telah berkecimpung di bidang woodworking selama 7 tahun.

“Saat ini, sudah banyak orang dari daerah-daerah yang datang. Dari luar kota pun dia berani dating jauh-jauh ke sini untuk belajar. Karena memang wadahnya enggak ada sama sekali. Pemerintah juga masih susah melirik hal ini. Yang mereka lihat tempat wisata, padahal ini bisa (makerspace) dikembangkan,” lanjutnya.

 
Diary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Kayu Idaman Sendiri di RuangQuDiary Fimela: Asyiknya Berkreasi Membuat Ragam Furnitur Idaman Sendiri di Ruangqu
Belajar berkreasi membuat ragam furnitur sendiri di Ruangqu. (dok/ruangqu).

Padahal, kegiatan berkreasi seperti yang ada di RuangQu ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Marques mengatakan, tak sedikit para peserta di RuangQu yang mendirikan bisnis furnitur setelah mengikuti kelas di RuangQu.

“Kita buka ini (RuangQu) untuk sharing ilmu, buat mereka bisa berkreasi dan bisa menjadi peluang usaha. Kita senang ketika orang-orang yang mengikuti kelas kita sekarang bisa buat brand sendiri dan sudah produksi sendiri,” kata Lili.

Ke depannya, RuangQu akan memperluas DIY-nya di bidang menjahit. Targetnya semua jenis craft dapat difasilitasi RuangQu.

Jika Sahabat Fimela tertarik ingin mengikuti kegiatan satu ini, kamu bisa mengunjungi akun Instagram @ruangqu untuk melakukan pendaftaran. Ada banyak jenis kelas yang bisa dipilih, mulai dari kelas reguler, private reguler, dan private khusus.

 

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela