Talenta Wirausaha BSI, Upaya Pemerintah untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM

Vinsensia Dianawanti19 Jan 2022, 18:38 WIB
Diperbarui 19 Jan 2022, 18:47 WIB
Lawan Pandemi Corona, Hari Belanja Brand Lokal Perdana Akan Hadir di Akhir April 2020

Fimela.com, Jakarta Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Teten Masduki menyebut perekonomian Indonesia tetap mampu bertahan di tengah pandemi berkat adanya industri UMKM. Hal ini menjadikan UMKM memiliki potensi menjadi kekuatan ekonomi nasional.

"Dari sekitar 65juta UMKM yang sudah masuk kategori wirausaha baru 3,47 persen. PR besar kita bagaimana meningkatkan daya saing dan kapasitas usaha. Menjadi penting kerja sama BSI Talenta Wirausaha untuk bisa menambah jumlah entrepreneurs baru," kata Teten Masduki dalam peluncuran Program Talenta Wirausaha BSI pada Rabu (19/1/2022).

PT. Bank Syariah Indonesia Tbk mewujudkan komitmennya dalam melahirkan wirausaha muda lewat program Talenta Wirausaha BSI. Program ini merupakan program inkubator bagi para wirausaha muda untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya (scale up) sehingga mampu bertahan dan bersaing dengan beragam bisnis yang sudah mapan.

Direktur Utama BSI Herry Gunardi menyebut program Talenta Wirausaha BSI ini menyasar 5000 peserta dari 26 wilayah terpilih di Indonesia. Di dalam program ini, BSI membaginya menjadi empat tahap.

 

Terdiri dari empat tahan program

Talenta Wirausaha BSI, Upaya Pemerintah untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM
Bank Syariah Indonesia membuka program Talenta Wirausaha BSI sebagai upaya meningkatkan daya saing UMKM

Tahap pertama, on boarding yang berisikan talkshow di berbagai kota tentang kewirausahaan di kalangan generasi muda. Tahap dua, berupa workshop dan pendampingan bersama mereka yang telah ahli di bidangnya. Tahap ketiga merupakan awarding untuk memberikan penghargaan bagi talenta terbaik yang dipilih melalui sistem penjurian. Di tahap terakhir akan dipilih wirausaha terbaik untuk berikan kesempatan bermitra dengan Bank Syariah Indonesia.

Terdapat tiga kategori yang telah ditetapkan untuk menentukan UMKM terpilih. Di antaranya UMKM pemula, UMKM rintisan dan UMKM berdaya. Sehingga masing-masing segmen UMKM dapat bersaing sesuai dengan peers dan tingkat kapasitas usahanya.

Para pelaku usaha dapat memperoleh kesempatan pendanaan dengan sistem syariah sehingga UMKM dapat mengambil peran sebagai segmen yang berkontribusi membangun perekonomian nasional,” ujar Direktur Utama BSI, Hery Gunardi.

 

Kesempatan yang baik

Menteri BUMN Erick Thohir menilai program ini menjadi kesempatan yang baik untuk meningkatkan daya saing di antara pelaku usaha UMKM. Indonesia sendiri memiliki potensi yang luar biasa jika dilihat dari ketertarikan generasi muda akan dunia wirausaha.

"Saya harap kesempatan ini tidak disia-siakan. Konteksnya pada tiga hal, pendanaan, pembinaan, dan pasar. BSI akan fokus pada bagaimana membangun muslimpreneur," kata Erick Thohir.

Erick Thohir pun berharap agar program ini juga menjangkau pesantren yang sebenarnya punya potensi yang sama. Sebagai mercusuar peradaban, menjangkau pesantren dapat menciptakan keseimbangan ekonomi.  

Simak video berikut ini

#women for women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela