Sosok Salima Mukansanga, Wasit Perempuan Pertama yang Pimpin Laga Piala Afrika

Hilda Irach20 Jan 2022, 21:30 WIB
Diperbarui 20 Jan 2022, 21:30 WIB
Sosok Salima Mukansanga, Wasit Perempuan Pertama yang Pimpin Laga Piala Afrika

Fimela.com, Jakarta Laga Piala Afrika 2022 menciptakan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, wasit perempuan memimpin ajang bergengsi ini.

Adalah Salima Mukansanga, perempuan asal Afrika yang menjadi wasit perempuan pertama yang memimpin Piala Afrika untuk laga grup B antara Guinea dan Zimbabwe di Yaounde yang digelar Selasa (18/1/2022), waktu setempat.

Tak sendirian, selama pertandingan Salima Mukansanga dibantu oleh tiga wanita hebat lainnya, yakni asisten wasit Fatiha Jermoumi dari Maroko dan Carine Atemzabong dari Kamerun. Sedangkan Bouchra Krboubi dari Maroko ditugaskan di bagian VAR.

“Kami ingin tunjukan pada dunia, kami bisa melakukan sesuatu,” ujarnya kepada ESPN.

 

Kiprah Mukansanga di Bidang Wasit

Sosok Salima Mukansanga, Wasit Perempuan Pertama yang Pimpin Laga Piala Afrika
Cetak sejarah baru, Salima Mukansanga jadi wasit perempuan pertama yang pimpin laga Piala Afrika 2021. (Pexels/photo).

Terpilihnya Mukansanga bukan tanpa alasan. Perempuan 33 tahun itu tercatat dalam Wasit Internasional FIFA dan sudah malang melintang memimpin berbagai laga internasional. Dia dipercayai memimpin laga Piala Dunia Wanita, Piala Negara Wanita Afrika, dan Liga Champions Wanita.

Sebelum memimpin pertandingan Guinea dan Zimbabwe, Mukansanga sudah mengukir sejarah di Piala Afrika saat ditugaskan sebagai ofisial keempat pada pertandingan Guinea melawan Malawi pada 10 Januari lalu.

Berharap dapat Menginspirasi Wasit Perempuan Lainnya

Sosok Salima Mukansanga, Wasit Perempuan Pertama yang Pimpin Laga Piala Afrika
Cetak sejarah baru, Salima Mukansanga jadi wasit perempuan pertama yang pimpin laga Piala Afrika 2021. (Instagram/impacther).

Kala itu, dia menjadi perempuan pertama sepanjang sejarah Piala Afrika yang mendapatkan kepercayaan sebagai ofisial pertandingan. Dalam wawancara, Mukansanga mengaku merasa senang berkesempatan menjadi wasit permainan pria di level yang sulit.

“Kami dapat menunjukkan bahwa kami berhasil menjadi wasit permainan pria di level sulit. Ini adalah peluang besar, untukku dan untuk wanita lain,” ujarnya.

Dengan keterlibatannya sebagai wasit perempuan pertama di Piala Afrika 2021, Mukansanga berharap kiprahnya bisa menjadi inspirasi bagi wanita lainnya di seluruh dunia.

“Saya ingin para wanita mendukung wasit wanita lain di seluruh dunia, karena kita bisa melakukan sesuatu,” tuturnya.

 

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela