Menghadapi Emosi Negatif, Coba Cara Ini untuk Kembali Tenang

Endah Wijayanti21 Jan 2022, 13:15 WIB
Diperbarui 21 Jan 2022, 13:15 WIB
cinta ibu dan sebelas tahun lalu

Fimela.com, Jakarta Sebagai manusia, kita memiliki berbagai macam emosi. Ada emosi positif dan emosi negatif. Saat kita dilingkupi emosi positif, kita akan merasa  baik-baik saja. Namun, ketika kita dialiri emosi negatif seperti kemarahan, kebencian, dan kedengkian, kita biasanya akan mulai kebingungan.

Bagaimana cara menghadapi emosi negatif? Sebab biasanya semakin keras upaya kita untuk melawannya, malah semakin kuat emosi itu terbentuk di dalam diri. Makin kuat kita coba untuk melenyapkan emosi negatif, makin tersiksa sendiri batin kita.

Jangan Melawan Emosi Negatif Kita

Mengutip buku The Things You Can See Only when You Slow Down, janganlah melawan emosi negatif kita. Amati dan bertemanlah dengannya.

Haemin Sunim dalam bukunya tersebut mengibaratkan emosi negatif yang kuat itu seperti lumpur yang mengotori akuarium. Agar kita bisa melihat ikan di dalam akuarium dengan jelas, kita perlu membiarkan lumpur mengendap dulu di dasar akuarium. Supaya lumpur mengendap, kita tak bisa memasukkan tangan kita ke dalam akuarium tersebut. Kita perlu menunggu agar lumpurnya mengendap sendiri.

Mendiamkan dalam Ketenangan

meditasi
ilustrasi/Photo by Le Minh Phuong on Unsplash

Saat kita merasakan emosi negatif seperti kemarahan, kebencian, dan kedengkian, kita perlu mendiamkannya dalam ketenangan agar energi itu menjelma menjadi sesuatu yang lain. Misalnya, ketika sedang marah, coba untuk mengambil jeda untuk mendiamkannya dan mencari tahu akar masalah atau penyebab awal yang memicu amarah kita. Sehingga alih-alih membiarkan diri meledak-ledak, kita bisa lebih fokus untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Daripada terlarut dalam emosi negatif tanpa adanya kesadaran diri, kita bisa memeriksa dan merasakan apa yang ada di dalam realitas. Perlahan, kita bisa mengibaratkan emosi negatif seperti awan mendung yang bergerak dan bukannya menganggapnya sebagai bagian utama dari dalam diri kita.

Bagi yang belum terbiasa untuk berteman dengan emosi negatif, pasti butuh waktu dan proses untuk bisa lebih berdamai dengan semua emosi yang ada. Tak apa. Kita semua akan selalu berproses untuk menghadirkan kenyamanan dalam diri sendiri setiap waktu.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela