5 Alasan Tak Harus Disukai Semua Orang untuk Hidup Bahagia

Endah Wijayanti26 Jan 2022, 14:20 WIB
Diperbarui 26 Jan 2022, 14:29 WIB
perempuan di taman

Fimela.com, Jakarta Setiap manusia ingin dicintai dan divalidasi. Umumnya kita mencari validasi dari orang lain agar bisa bahagia. Seperti kita baru bisa bahagia saat dicintai atau diperhatikan orang lain, tetapi kita tak bisa menuntut semua orang untuk mencintai kita.

Bahkan kita tak bisa memaksa semua orang untuk menyukai kita. Namun, justru dengan tak memaksa semua orang untuk menyukai kita, kita bisa lebih bahagia dalam hidup. Mengutip buku The Things You Can See Only when You Slow Down, "saat bertemu dengan tujuh atau delapan orang, kita pasti akan mendapati satu dua orang yang sangat menyukai kita dan satu dua orang yang tidak menyukai kita. Jangan masukkan dalam hati; memang seperti inilah dunia bekerja." Tak harus menunggu disukai semua orang untuk bisa bahagia, ini alasannya.

1. Membebaskan Orang Lain = Membebaskan Diri Sendiri

Bebaskan orang lain menilai kita dengan cara apa, maka kita bisa lebih bebas dalam menjalani hidup kita sendiri. Terima kenyataan bahwa masing-masing orang punya pemikiran dan pendapat sendiri, termasuk cara mereka memandang kita. Kalau menuruti pandangan orang, kita akan sulit untuk bahagia sebab kita jadi mengekang diri sendiri dengan penilaian orang lain.

 

2. Menyayangi Diri adalah Langkah Awal untuk Bahagia

perempuan di pagi hari
ilustrasi/copyright by Tong_stocker (Shutterstock)

Seiring bertambahnya usia, kita akan menyadari bahwa satu-satunya orang yang selalu ada untuk kita adalah diri kita sendiri. Saatnya untuk meluangkan waktu yang cukup untuk merawat diri dengan baik. Selama ini kita mungkin masih sering menggantungkan kebahagiaan pada pandangan atau pemikiran orang lain. Kini, saatnya kita menemukan kebahagiaan baru dengan menyayangi diri sendiri lebih baik lagi.

3. Kita Punya Keterbatasan Sendiri

karakter zodiak
ilustrasi/photo created by lookstudio - www.freepik.com

Kita tak bisa mengubah pandangan atau isi hati orang lain sesuka kita. Sebab kita punya keterbatasan sendiri. Kita tak bisa memaksa semua orang sepemikiran dengan kita. Menuntut semua orang menyukai kita hanya akan membuat kita lelah dan tertekan sendiri. Jadi, mending kita fokus jalani hidup sendiri dengan kenyamanan yang bisa kita ciptakan sendiri.

4. Tiap Orang Berhak Menyatakan Pandangannya Sendiri

bahagia segar dewasa
ilustrasi/Dean Drobot/Shutterstock

Kembali mengutip buku The Things You Can See Only when You Slow Down, "Biarkan orang lain menyatakan pendapat mereka--itu hak mereka. Ketika kita ingin mengubah pendapat orang, masalah pun timbul. Mengubah pendapat orang itu mustahil dan sia-sia, juga sesuatu yang tidak perlu. Betapa membosankan dunia ini apabila semua orang memiliki pikiran yang persis sama. Saat kita memberikan orang lain kebebasan, kita juga aakn menemukan kebebasan sendiri." Berbahagialah dengan diri kita apa adanya, biarkan orang menilai kita sesuai dengan pandangannya sendiri.

5. Selalu Menuntut Orang Lain Itu Melelahkan

tersenyum bahagia tenang kalem mandiri
ilustrasi/copyright by atiger/Shutterstock

Ya, kita akan merasa lelah sendiri kalau terus menerus menuntut orang lain untuk menyukai kita. Bebaskan diri kita dari menekan dan menuntut orang lain. Temukan kebebasan untuk dirimu sendiri, agar hidupmu lebih tenang dan bahagia.

Belum terlambat untuk berbahagia hari ini. Semoga kamu bisa mulai menemukan kebahagiaan baru dalam keseharianmu, ya.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela