3 Desa Wisata Eksotis di Danau Toba untuk Berburu Produk Ekraf Favorit Keluarga

Wuri Anggarini29 Mar 2022, 11:09 WIB
Diperbarui 29 Mar 2022, 11:17 WIB
3 Desa Wisata Eksotis di Danau Toba untuk Berburu Produk Ekraf Favorit Keluarga

Fimela.com, Jakarta Menjelajahi petualangan #DiIndonesiaAja, siapkan diri untuk dimanjakan dengan berbagai pesona alam yang luar biasa. Selain mengunjungi destinasi wisata yang sudah dikenal banyak orang seperti Bali dan Lombok, masih banyak daerah lain di Indonesia yang juga menyimpan pesona keindahan alam. Salah satunya adalah Danau Toba.

Menjadi salah satu danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, Danau Toba yang terletak di Provinsi Sumatra Utara memang menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Panorama bukit berbaris yang terlihat hijau di kejauhan dan Pulau Samosir yang berada di tengahnya menambah pesona yang dihadirkan dari obyek wisata yang satu ini.

Tapi, daya tariknya enggak hanya sekadar alam yang cantik saja. Ada juga 3 desa wisata eksotis yang bisa menjadi spot berburu produk ekonomi kreatif bagi keluarga. Saatnya masukkan ke dalam bucket list kamu!

1. Desa Tuktuk Siadong

3 Desa Wisata Eksotis di Danau Toba untuk Berburu Produk Ekraf Favorit Keluarga
Credit: Shutterstock/Randy Imanuel

Jika ingin berpetualang lebih jauh di Danau Toba, Desa Tuktuk Siadong jelas jadi destinasi yang enggak boleh dilewatkan. Terletak di kawasan pesisir Pulau Samosir yang berbentuk seperti sebuah tanjung, meskipun kecil tapi Desa Tuktuk Siadong berhasil memikat wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara juga, lho! Sering jadi tempat singgah bagi mereka yang ingin menggali keindahan Danau Toba lebih jauh, ada deretan homestay atau penginapan yang dikelola masyarakat lokal. Pemandangan Danau Toba yang cantik pun bakal menyapamu sejauh mata memandang saat menginap di sini.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di desa wisata yang juga dijuluki Kampung Turis tersebut. Mulai dari olahraga air, diving, memancing, hingga jalan-jalan di pantai pasir putih yang ada di sekitar. Selain destinasi alam, ada juga beberapa bengkel ukir di mana kamu bisa menemukan produk kriya berupa ukiran kayu karya seniman lokal di sekitar Danau Toba. Berbagai produk ukiran cantik khas Batak seperti kalung atau gelang kayu bisa jadi oleh-oleh menarik saat berpetualang di sana.

2. Desa Wisata Meat

3 Desa Wisata Eksotis di Danau Toba untuk Berburu Produk Ekraf Favorit Keluarga
Credit: Shutterstock/Iwang Cliff

Melanjutkan petualangan seru lainnya di Danau Toba, Desa Wisata Meat adalah destinasi yang enggak boleh dilewatkan. Sebuah desa kecil yang terletak di bawah perbukitan, Desa Meat menyimpan keindahan alam berupa hamparan sawah hijau dan perbukitan asri yang menjadi latar belakangnya. Benar-benar bukti nyata #WonderfulIndonesia.

Desa Meat sendiri dikenal sebagai desa wisata perajin kain tenun ulos terbaik yang ada di Danau Toba. Mayoritas pekerjaan warganya memang nelayan dan penenun kain ulos. Dari tangan-tangan para perempuan perajin inilah tercipta karya kain ulos yang sudah diekspor hingga ke Selandia Baru, Perancis, dan Inggris. Proses pembuatannya pun dilakukan dengan teliti dan mementingkan kualitas. Kain ulos dibuat secara handmade, bervariasi sesuai motif dan ukurannya. Rata-rata pembuatan satu helai kain ulos bisa memakan waktu sekitar 1 minggu, lho! Karena itu, hargailah proses dan ketekunan di balik pesona keindahan kain ulos, ya!

Saat berkunjung ke Desa Meat, kamu bisa menyaksikan langsung berbagai tahap pembuatan kain ulos, mulai dari memintal benang, mencampurkan warna, hingga menjadi kain tradisional yang cantik. Jangan lupa untuk #BeliKreatifLokal dengan berburu langsung kain ulos terbaik dari desa wisata ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga tercinta.

3. Desa Wisata Djangga Dolok

3 Desa Wisata Eksotis di Danau Toba untuk Berburu Produk Ekraf Favorit Keluarga
(c) Shutterstock

Perjalanan terakhir berburu produk ekraf favorit keluarga bisa dilanjutkan ke Desa Wisata Djangga Dolok. Daya tarik utama yang terasa saat berkunjung ke sini adalah udaranya yang sejuk dari pagi hingga menjelang siang hari. Ketika tiba di desa wisata tersebut, kamu akan disambut dengan deretan rumah adat yang sudah disulap menjadi homestay yang menarik perhatian pengunjung.

Salah satu yang enggak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Djangga Dolok adalah mencicipi kuliner khas Batak yang disajikan oleh restoran lokal di sekitar. Salah satunya adalah Tipa Tipa, camilan unik khas masyarakat Batak yang mirip seperti sereal. Tipa Tipa dibuat dari beras yang ditumbuk lalu direndam selama 2 malam. Setelah itu, bahan tersebut ditiriskan dan digoreng hingga tingkat kematangan tertentu, kemudian ditumbuk.

Tipa Tipa biasanya disajikan dengan gula atau kelapa parut dan biasanya menjadi teman minum kopi atau teh bagi masyarakat Batak. Ada juga yang menikmati camilan ini dengan mencampurkannya dengan susu seperti sereal. Dengan rasanya yang unik, Tipa Tipa wajib jadi camilan oleh-oleh setelah menjelajah Danau Toba.

Wah, ternyata ada banyak desa wisata eksotis yang tersembunyi di Danau Toba yang bisa menjadi lokasi berburu oleh-oleh produk ekraf favorit keluarga. Sambil menjelajahi keindahan alam Nusantara, kamu juga memberikan kontribusi dalam membangun sektor ekonomi nasional, lho! Terutama di masa pandemi seperti ini, saling gotong royong sangat penting untuk kembali membangkitkan perekonomian tanah air.

Jadi, dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada, menikmati kuliner khas, menginap di homestay yang dikelola masyarakat lokal, hingga belanja oleh-oleh, artinya kamu sudah ikut berkontribusi dalam mendukung perkembangan ekonomi nasional. Namun, jangan lupa untuk berwisata dengan penuh tanggung jawab, yaitu dengan menjaga kelestarian alam dan lingkungan serta menerapkan berbagai protokol kesehatan yang berlaku demi keselamatan bersama.

Pemerintah pun memberikan dukungan dalam pengembangan pariwisata nasional, termasuk yang ada di Sumatera Utara. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan siap mendukung secara all out pengembangan destinasi lainnya di Sumatera Utara. Ia pun mendukung hadirnya desa wisata yang dapat dikembangkan.

“Tentunya saya sangat mendukung, mudah-mudahan ini juga menjadi kebangkitan ekonomi kita yang membangun kesejahteraan untuk masyarakat. Membangun desa wisata ini nantinya dapat dilakukan dengan travel pattern supaya community base tourism juga terbangun,” katanya.

Ingin menemukan inspirasi destinasi lain untuk menjelajah keindahan alam Nusantara? Temukan berbagai rekomendasi terbaik destinasi dan ekonomi kreatif dengan follow akun Instagram @pesona.indonesia dan jangan lupa untuk mengikuti keseruan Pesona Punya Kuis (PUKIS) yang diadakan dua minggu sekali di hari Selasa dan dapatkan berbagai hadiah menarik bagi kamu!

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela