5 Cara Hidup Bahagia tanpa Berharap Orang Lain Berubah Untukmu

Endah Wijayanti27 Mei 2022, 09:15 WIB
Diperbarui 27 Mei 2022, 09:15 WIB
perempuan dan tabah

Fimela.com, Jakarta Saat membaca buku Menghilang, Menemukan Diri Sejati, ada sebuah hikmah pemikiran Buddhisme yang begitu mengena. Hikmah tentang memaknai dan mencari kebahagiaan. Ada sudut pandang yang begitu menarik terkait kebahagiaan.

Dikisahkan suatu ketika ada seorang murid yang bertanya kepada Buddha, "Buddha, aku ingin bahagia." Maka, Buddha menjawab, "Pertama-tama buanglah 'aku', karena itu adalah egomu. Kedua, buanglah 'ingin', karena itu adalah nafsumu. Ketika ego dan hasratmu sudah terbuang, yang tersisa tinggallah 'kebahagiaan'." Dengan kata lain, kita semua pada dasarnya layak dan bisa untuk bahagia. Bahkan tak harus menunggu orang lain berubah untukmu agar kamu bahagia. Kita bisa bahagia tanpa menuntut orang lain berubah, uraian caranya bisa dilakukan seperti berikut ini.

 

1. Pahami bahwa Kendali Kita Terbatas

surat ayah dan potongan cerita
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Vanatchanan+Buahom

Kita tak bisa mengatur semua orang. Mau mengatur semua orang pun hanya akan menambah beban kita sendiri. Pahami lagi bahwa kendali kita terbatas. Daripada makin stres ketika upaya kita menuntut orang lain berubah hanya sia-sia belaka, mending kita fokus menciptakan dan membuat kebahagiaan kita sendiri.

2. Berubahlah untuk Diri Sendiri

surat ayah dan cinta pertamanya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/mariabamboo

Maksudnya terima diri lebih utuh lagi. Berubahlah jadi orang yang lebih baik untuk diri sendiri lebih dulu. Saat kualitas hidup kita meningkat, maka kebahagiaan akan ikut meningkat dengan sendirinya. Jadi, kita tidak akan tertekan memikirkan perubahan orang lain.

3. Sibukkan Diri dengan Hal-Hal yang Disukai

surat ayah dan berjauhan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/pixs4u

Hanya menunggu orang lain berubah cuma akan menguras waktu dan energi kita. Mending kita menyibukkan diri melakukan hal-hal yang kita sukai. Pengalaman kita makin kaya. Hidup kita pun makin berkualitas dan jadi lebih menyenangkan. Sehingga tak ada waktu lagi untuk memaksa orang lain berubah untuk kita.

 

4. Kurangi Membuat Perbandingan

surat ayah dan kehebatannya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/K-Angle

Mengurus hidup sendiri saja sudah susah dan menguras tenaga, masak masih mau repot mengurus hidup orang lain? Perubahan orang lain bisa terjadi di luar kendali dan keinginan kita. Sekalipun orang lain sudah berubah sesuai harapan kita, belum tentu ia akan melakukan hal-hal yang lebih banyak untuk membuat kita bahagia. Daripada terus menerus menakar perubahan orang lain, perbandingan yang kita buat cukuplah membandingkan diri sendiri yang hari ini dan diri sendiri yang kemarin, apakah sudah lebih baik atau malah tak ada kemajuan sama sekali.

5. Penuhi Keinginan dengan Cara Sendiri

surat ayah dan papa yg baru ditemui
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/SharkPaeCNX

Ingin merasakan bahagianya mendapat sebuket bunga cantik? Kalau belum ada pasangan atau orang yang berinisiatif untuk menghadiahi bunga itu, kita bisa membelinya sendiri. Ini merupakan salah satu cara untuk bisa bahagia dengan sederhana.

Semoga kamu bisa mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan hidup yang senantiasa kamu dambakan, ya. Tak harus menunggu atau berharap orang lain untuk berubah agar kamu bahagia.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela