Ubah Kebiasaan ntuk Hidup yang Lebih Bahagia

Fimela Reporter15 Mei 2022, 17:15 WIB
Diperbarui 15 Mei 2022, 17:15 WIB
bahagia baca buku minum kopi baju abu-abu

Fimela.com, Jakarta Bahagia itu sederhana, tetapi di saat seperti ini, banyak orang merasa sulit bahagia. Rasanya kebahagiaan dan hidup bahagia terlalu sulit untuk dimiliki saat ini. Tapi, jangan khawatir! Bagi kalian yang mengharapkan hidup bahagia, berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan agar kita semakin dekat dengan hidup bahagia.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat kamu lakukan untuk hidup yang lebih bahagia.

1. Membaca buku

Membantu Atasi Stres
Ilustrasi Membaca Buku Credit: pexels.com/Alexandra

Membaca buku adalah salah satu kegiatan yang dapat membuat hidup seseorang lebih bahagia. Menurut jurnal psikologi yang dirilis pada 2012, kebahagiaan dan kenikmatan bisa seseorang rasakan saat ia membaca sebuah cerita, termasuk cerita pendek. Rasa bahagia dan nikmat yang muncul saat seseorang membaca buku terbukti dapat membuat seseorang lepas dari rasa khawatir. Hal tersebut dapat meningkatkan kepuasan hidup seseorang.

2. Minum kopi secukupnya

Kebiasaan ini sangat cocok bagi pecinta kopi. Menurut penelitian, konsumsi kopi dapat berpengaruh pada penurunan risiko Depresi dan bunuh diri seseorang. Tetapi, konsumsi kopi yang berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Jadi, tidak ada salahnya mengonsumsi segelas kopi setiap hari untuk memperbaiki dan meningkatkan suasana hati.

3. Jangan fokus pada hal-hal material

Sonja Lyubomirsky, seorang penulis buku ‘The Myth of Happiness’, menyebutkan bahwa sifat materialistis membuat seseorang jauh dari rasa bahagia, merasa tidak puas saat berhubungan dengan orang lain, kurang memiliki empati, serta membahayakan lingkungan. Rasa bahagia yang muncul setelah membeli atau memiliki suatu barang adalah reaksi yang wajar. Tetapi, ketika seseorang memiliki obsesi untuk mendapatkan kebahagiaan dari hal-hal material, maka sebenarnya ia menjauhkan diri dari rasa bahagia tersebut, karena rasa bahagia yang muncul dari hal-hal material bersifat sementara.

4. Berada disekitar orang-orang yang positif dan bahagia

Menjadi Teman yang Sangat Menyenangkan
Ilustrasi Persahabatan Credit: pexels.com/Elina

Menurut penelitian, suasana hati positif dan bahagia yang dimiliki seseorang dapat meningkatkan kebahagiaan orang lain hingga 25%. Singkatnya, suasana hati yang positif dan bahagia dapat menular. Walaupun tidak berada dalam lokasi yang berdekatan, rasa bahagia dapat menular jika seseorang memiliki hubungan yang dekat dan baik. Jadi, hidup berdampingian dengan orang-orang yang positif dan bahagia dapat mendekatkan seseorang dengan hidup bahagia.

5. Mengikuti aktivitas komunitas dan budaya

Berpartisipasi dalam aktivitas komunitas dan budaya terbukti dapat menurunkan tingkat depresi dan kecemasan seseorang. Selain menurunkan tingkat depresi dan kecemasan, berpartisipasi dalam aktivitas komunitas dan budaya dapat meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Menurut sebuah penelitian pada 2011, aktivitas komunitas dan budaya dapat menjadi media yang efektif untuk mempromosikan kesehatan mental.

6. Menulis jurnal perasaan

Menulis jurnal perasaan dapat berdampak positif pada kesehatan mental seseorang. Dengan menuliskan berbagai emosi dan perasaan yang kita rasakan setiap hari, hal tersebut dapat membantu mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dari pengalaman menyaitkan di masa lalu. Bahkan, menulis jurnal perasaan dapat membantu proses penyembukan berbagai penyakit kronis, baik penyakit mental maupun fisik.

 

Ditulis oleh: Savitri Anggita Kusuma Wardani

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela