5 Cara Lebih Santai Menyikapi Orang yang Suka Membual

Endah Wijayanti14 Mei 2022, 12:35 WIB
Diperbarui 14 Mei 2022, 12:35 WIB
mencoba aplikasi kencan

Fimela.com, Jakarta Dalam hidup ini kita akan dihadapkan pada berbagai macam tipe orang. Ada yang enak diajak bicara, tapi ada juga yang sangat menyebalkan saat diajak bicara karena suka membual. Hm, menghadapi orang yang suka membual atau suka bicara omong kosong pun kadang tidak mudah.

Daripada membuang banyak waktu dan tenaga meladeni orang yang suka membual, kita bisa mencoba sejumlah cara lain yang lebih santai. Seperti lima cara berikut ini. Langsung saja simak uraiannya, ya.

 

 

1. Menjauhkan Diri

childhood dan masa panen
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chanchai+duangdoosan

Daripada makin stres dan tertekan sendiri menghadapi bualannya, mending kita menjauhkan diri darinya. Waktu dan energi kita sangatlah berharga. Jadi, tak perlu dihabiskan untuk meladeni bualannya. Jauhi saja untuk sementara waktu.

2. Beri Respons Seadanya

childhood dan desa
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Danai+J

Bualan tak perlu ditanggapi serius. Ketika memberi respons pun, tak harus terlalu serius atau sampai menjanjikan sesuatu. Beri respons seadanya saja. Tak perlu sampai menunjukkan kesan mendalam atau merasa kagum dan terkesan dengan bualannya. Saat dia tak mendapat respons sesuai harapan, dia akan merasa tidak enak sendiri.

3. Ubah Topik Pembicaraan

childhood dan tiga sahabat
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/kasipat

Taktik yang satu ini bisa dicoba kalau kita sudah merasa sangat bosan dengan bualannya tapi belum bisa menjauhi atau langsung menghindarinya. Ubah atau ganti topik pembicaraan. Bicarakan hal baru yang sekiranya kurang dipahami atau dimengerti olehnya. Sehingga dia akan mati gaya sendiri.

 

4. Sajikan Realitas

childhood dan telpon koin
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PoungsaedStudio

Orang yang suka membual cenderung suka melebih-lebihkan sesuatu. Di sini kita bisa menyajikan fakta atau realitas untuknya. Misalnya, ketika ia membual soal kemampuannya berolahraga keliling lapangan hingga 10 kali, kamu bisa sajikan fakta bahwa tempo hari dia hanya mampu menyelesaikan 1 kali keliling lapangan karena kecapekan. Fakta dan realitas bisa membuat orang yang membual tutup mulut.

5. Tertawa di Dalam Hati

childhood dan es krim
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Chankowet

Belum bisa menjauhinya dan tak tahu harus memberi respons apa, maka kita bisa cukup tertawa di dalam hati. Kadang mendengar bualan seseorang bisa jadi "hiburan" tersendiri. Ya, kadang dalam hidup ini kita memang harus bertahan dengan orang yang punya sifat atau karakter unik.

Menghadapi dan menyikapi orang yang suka membual memang tak selalu mudah. Kalau menurut Sahabat Fimela sendiri, cara terbaik apa yang bisa dilakukan dalam menghadapi orang yang suka membual?

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela