5 Cara Lebih Elegan Menyikapi Orang yang Suka Terlambat

Endah Wijayanti14 Mei 2022, 14:15 WIB
Diperbarui 14 Mei 2022, 14:15 WIB
insecure dan pesan

Fimela.com, Jakarta Punya teman, kenalan, atau orang terdekat yang suka terlambat? Setiap kali membuat janji, dia selalu jadi orang yang paling terakhir datang. Dia paling sering terlambat dan tak ada usaha untuk memperbaiki diri sama sekali.

Menyikapi orang yang tidak menghargai waktu memang menjengkelkan. Apalagi kalau sikapnya tampak masa bodoh dan tak pernah menghargai waktu, rasanya ingin memberinya pelajaran biar tahu rasa. Namun, daripada kita jengkel sendiri menghadapinya, ada beberapa alternatif yang bisa dicoba dalam menyikapinya tanpa harus membuang banyak energi.

 

1. Buat Janji yang Tak Bergantung Padanya

perempuan insecure bekerja sedih
ilustrasi./Dragon Images/Shutterstock

Misalnya, ketika akan mengadakan pesta ulang tahun, jangan menjadikan dia sebagai orang yang membawa kue. Jangan memberikan peran penting atau krusial padanya. Sehingga kalau dia telat, kita tak rugi banyak. Apalagi kalau dalam sebuah janji kita melibatkan banyak pihak atau banyak orang, maka kita perlu mengantisipasi dengan lebih jeli lagi.

2. Beritahu Jadwal Lebih Awal

insecure sedih kecewa bingung tidak tersenyum
ilustrasi./Twinsterphoto/Shutterstock

Jangan sampai hanya karena satu orang yang terlamabat, situasi jadi berantakan tidak karuan. Khusus untuk orang yang suka terlambat, beritahu ia jadwal atau waktu yang lebih awal dari janji yang dibuat. Kalau pun dia terlambat, setidaknya masih tidak terlalu jauh dari jadwal aslinya.

3. Sampaikan Rasa Tidak Nyaman

santai minum kopi
ilustrasi.CandyRetriever/Shutterstock

Orang yang suka datang terlambat dan tidak punya kesadaran untuk memperbaiki diri bisa sangat keras kepala. Kita bisa menyampaikan rasa tidak nyaman kita padanya. Kita bisa komplain padanya dan mengutarakan rasa kecewa kita padanya. Walau sikapnya tidak langsung berubah, setidaknya kita tidak lagi memendam rasa jengkel terlalu lama.

 

4. Buat Batasan Waktu Menunggu

perempuan insecure karean dibully
Ilustrasi/Shutterstock.com/Vitchanan Photography

Sebagai contoh, ada janji bertemu di kafe pukul 16.00. Di sini kita mungkin bisa memberi toleransi waktu telat cukup 30 menit. Jadi, kalau sampai pukul 16.30 dia tak kunjung datang, kita bisa langsung pulang saja. Bukan berarti kita jadi terlalu kaku, tetapi ini untuk memberitahunya bahwa tiap orang punya kepentingan masing-masing dan waktu sangatlah berharga bagi semuanya.

5. Jadilah Panutan

childhood dan masa panen
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chanchai+duangdoosan

Jadilah orang yang selalu tepat waktu. Tunjukkan kesungguhan bahwa waktu sangat berharga untukmu. Sehingga kamu secara tidak langsung menebarkan semangat untuk lebih tepat waktu kepada orang-orang di sekitarmu, dan semoga saja orang yang suka terlambat bisa "tercerahkan" dan tergerak untuk lebih tepat waktu seperti dirimu.

Apakah Sahabat Fimela punya pengalaman menghadapi teman atau orang yang selalu suka datang terlambat? Kira-kira apa cara paling efektif dalam menghadapinya?

 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela