5 Cara Memaafkan Seseorang yang Telah Membuatmu Merasa Sakit dan Patah Hati

Gayuh Tri Pinjungwati24 Mei 2022, 09:15 WIB
Diperbarui 24 Mei 2022, 09:15 WIB
Single

Fimela.com, Jakarta Disakiti oleh orang yang paling kamu percayai mungkin adalah salah satu perasaan terburuk. Pengkhianatan membuat sulit untuk mempercayai siapa pun lagi. Namun, bagian terburuk dari disakiti oleh seseorang yang sangat kamu cintai adalah membawa beban kebencian. Jika kamu sulit untuk memaafkan seseorang yang telah menyakitimu, maka kamu akan berada dalam belenggu kemarahan dan rasa sakit selama kamu tidak melepaskannya.

Mungkin tampak mustahil untuk memaafkan orang yang telah membuatmu merasa patah hati. Apalagi jika lukanya masih baru, tetapi dengan kemauan, kamu pasti bisa melakukannya. Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantumu meaafkan orang yang mungkin telah melukai hatimu. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. ingatkan Dirimu untuk Memaafkan

Pengampunan tidak terjadi dalam semalam. Luka membutuhkan waktu untuk sembuh, sehingga kamu perlu bersabar dalam proses pemulihannya. Ini tidak berarti kamu harus menunggu hatimu yang terluka disembuhkan untuk memaafkan orang yang menyebabkan kamu sakit. Sama seperti cinta, pengampunan adalah sebuah pilihan.

Ketika kamu bangun setiap pagi, yakinkan dirimu bahwa kamu telah memaafkannya. Bahkan jika kamu belum merasakannya, percayalah bahwa kamu sedang dalam proses untuk mencapainya.

2. Doakan Dia

Single
Ilustrasi/copyrightshutterstock/GBALLGIGGSPHOTO

Memberkati orang yang menyakitimu melalui doa memang sulit. Tentu tidak mudah berdoa agar hal-hal baik terjadi pada seseorang yang kamu benci, karena jauh di lubuk hatimu berpikir dia tidak pantas mendapatkannya.

Namun, percaya atau tidak, tindakan rendah hati dan tidak mementingkan diri sendiri ini akan memberimu manfaat yang lebih besar. Kamu mungkin tidak menyadarinya, tetapi sebenarnya, hatimu terhadap orang tersebut secara bertahap berubah.

3. Berhenti Memikirkan Bagaimana Dia Menyakitimu

Mengingat masa lalu terus-menerus membuat sulit untuk melepaskan dan melupakan. Saat kamu terus mengingat bagaimana kamu terluka, kebencianmu diperkuat, dan kemarahan terus tumbuh. Untuk menghentikan hal ini terjadi, kendalikan pikiran dan saring pikiranmu.

4. Fokus Pada Hal Positif

Alih-alih melihat sifat negatif orang yang menyakitimu, putuskan untuk fokus pada sisi baiknya. Ingatlah hal-hal baik yang dilakukan orang itu kepadamu. Mungkin ada saat-saat dia membuatmu bahagia. Mungkin dia bukan orang yang sepenuhnya jahat, dan kamu bisa mengetahuinya. Dengan pemikiran yang baik ini, melepaskan pengampunan akan lebih mudah bagimu.

5. Maafkan untuk Diri Sendiri

single
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Perfect Angle Images

Salah satu alasan mengapa kamu ingin memaafkan adalah dirimu sendiri. Maafkan, karena kamu ingin bebas dari beban membenci seseorang dan kamu berhak mendapatkan kedamaian. Maafkan, karena kamu ingin move on dan kamu pantas untuk bahagia. Kamu tidak ingin terjerat dalam rasa sakit dan kepahitan selamanya.

Memaafkan adalah salah satu tanda bahwa kamu sudah bergerak maju. Oleh karena itu, berusahalah untuk mencapai tujuan ini dalam waktu sesingkat mungkin.

 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela