5 Bukti Batinmu Bisa Lebih Tenang dengan Rehat Menyendiri

Endah Wijayanti26 Mei 2022, 09:45 WIB
Diperbarui 26 Mei 2022, 09:45 WIB
surat ayah dan kebersamaan singkat

Fimela.com, Jakarta Berbagai masalah dan persoalan hidup bisa membuat batin kita tidak tenang. Apalagi ketika masalah demi masalah datang silih berganti tanpa henti, rasanya kita akan sangat kelelahan dan makin putus asa menjalani hidup. Saat menemukan jalan keluar dari masalah yang ada, maka kita perlu menenangkan batin kita lebih dulu.

Saat batin tidak tenang biasanya karena kita masih diliputi oleh emosi negatif. Mengutip buku How to Love, saat ada emosi negatif, bagian otak yang disebut amigdala akan menjadi aktif. Amigdala ini berhubungan erat dengan sistem saraf otonom yang mengontrol detak jantung dan pernapasan. Maka wajar bila kita merasakan emosi negatif, kita akan diselimuti perasaan cemas, jantung berdebar-debar lebih keras, napas sesak, hingga mengalami mimpi buruk.

Rehat menyendiri atau menyepi sejenak bisa bantu tenangkan batin. Berikut ini beberapa alasan atau buktinya. Langsung saja simak uraiannya di bawah ini, ya.

 

1. Menyendiri Memberi Lebih Banyak Waktu untuk Mengurai Emosi

surat ayah dan titip rindu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Kanyanat+Kasemsook

Saat kita menyendiri dan menjauh dari berbagai macam gangguan, kita jadi punya lebih banyak waktu untuk mencerna dan mengurai emosi yang kita rasakan. Menumpuk emosi hanya akan membuat kita makin kewalahan ketika suatu saat tumpukan itu tiba-tiba meledak. Jadi, saat kita bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk diri sendiri, kita dapat lebih memahami apa yang sebenarnya kita rasakan dan butuhkan.

2. Rehat Menyepi Mencegah Paparan Hal yang Menguras Banyak Energi

surat ayah dan dear
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/K-Angle

Misalnya, ketika memutuskan untuk melakukan detoks media sosial karena merasa makin tertekan tiap melihat linimasa media sosial, maka kita bisa lebih menghemat energi kita sendiri. Kita bisa lebih fokus melakukan hal yang lebih penting lebih dulu. Pikiran dan energi kita pun tidak habis untuk hal yang sia-sia.

 

3. Latihan Pernapasan Lebih Mudah Dilakukan saat Menyendiri

surat ayah dan rindu bapak dulu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Tinapob+Proongsak

Saat batin tidak tenang, biasanya pernapasan kita juga tidak lancar. Kita jadi mudah cemas dan gelisah. Di sini kita perlu kembali mengatur napas kita. Menyendiri dan menyepi sejenak bisa memudahkan kita untuk melatih pernapasan kita dengan tingkat kesadaran yang lebih penuh, dan ini akan membantu membuat batin kita jadi lebih tenang dan nyaman.

4. Ketenangan Mencegah Kita Membuat Pilihan Buruk

surat ayah dan potongan cerita
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Vanatchanan+Buahom

Menyepi dan menyendiri bisa hadirkan ketenangan. Saat tenang, kita bisa membuat pilihan yang lebih baik. Kita perlu tahu bahwa membuat keputusan saat sedang lelah, suntuk, atau cemas bisa memperburuk keadaan. Jadi, rehat menyendiri dan menyepi sejenak bisa mencegah kita dari membuat keputusan yang salah. Sehingga kita terhindar dari tindakan memperburuk keadaan.

5. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri Menghadirkan Kejujuran

surat ayah dan mirip berdebat
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Mrsiraphol

Saat di depan orang lain, kita masih bisa tersenyum dan pura-pura tak memiliki masalah. Hal ini bila dilakukan terus menerus akan membuat hati kita jadi makin tak nyaman. Maka, kita perlu sesekali rehat meluangkan waktu untuk diri sendiri agar bisa lebih jujur dengan perasaan kita sendiri. Menyendiri setidaknya bisa memberi kita kesempatan untuk menangis meluapkan rasa tidak nyaman di dalam batin, sehingga ke depannya perasaan bisa lebih ringan.

Sesekali kita boleh menyepi atau menyendiri untuk mendapatkan ketenangan atau kenyamanan yang kita inginkan. Semoga dari setiap masalah yang kita hadapi dan selesaikan, kita bisa menjadi pribadi yang lebih bijak dan dewasa lagi, ya.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela