5 Cara Tegar Bangkit Lagi saat Seseorang Meninggalkanmu

Endah Wijayanti12 Jun 2022, 12:15 WIB
Diperbarui 12 Jun 2022, 12:15 WIB
surat ayah dan pelukan

Fimela.com, Jakarta Orang-orang di sekitar kita bisa datang dan pergi. Ya, itu adalah kenyataan yang perlu kita terima. Hanya saja ketika kita dihadapkan pada kenyataan ditinggalkan oleh seseorang yang sangat kita sayangi dan begitu dekat dengan kita, perasaan dan hati kita bisa hancur dan terluka.

Untuk bisa kembali tegar dan bangkit lagi setelah ditinggalkan seseorang memang butuh waktu dan proses. Namun, kita selalu bisa mengupayakan sejumlah cara untuk bisa melangkah lagi ke depan dan membuka lembaran baru. Berikut ini lima cara sederhana yang bisa dicoba.

 

1. Terima Semua yang Ada sebagai Bagian dari Hidup

surat ayah dan rindu yang tak sampai
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Twinsterphoto

Mengutip buku The Comfort Book, Albert Camus berkata, "Tidak ada rasa cinta terhadap hidup tanpa rasa kecewa terhadap hidup." Dijelaskan lebih lanjut bahwa dalam pengertian bahwa kenikmatan dan kekecewaan termuat di dalam kesatuan yang sama, dan ketika kita mulai melihat keterpautan dalam semua hal, ketika kita melihat betapa dua hal yang bertentangan terkandung di dalam yang lainnya, ketika kita melihat segala sesuatu berkaitan, kita dapat merasa lebih berdaya pada titik-titik terendah kita. Terima rasa tidak nyaman yang ada sebagian bagian dari pengalaman dan pembelajaran hidup kita. Ditinggalkan oleh seseorang memang menyakitkan, tetapi itu bukan akhir dari segalanya.

2. Maafkan Semuanya dan Segalanya

surat ayah dan mirip berdebat
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Mrsiraphol

Walau merasa marah, kesal, dan kecewa ditinggalkan oleh seseorang, tak perlu menyimpan dendam atau amarah terlalu lama. Cukup maafkan. Maafkan semuanya dan segalanya. Ringankan semua beban yang ada di dalam diri. Sudahi dan lepaskan hal-hal yang sudah tak perlu dipikul lagi.

 

 

3. Apresiasi Diri Sendiri yang Tidak Menyerah

surat ayah dan potongan cerita
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Vanatchanan+Buahom

Apresiasi diri sendiri yang memilih untuk tetap melakukan yang terbaik di masa sulit. Berterima kasihlah pada diri sendiri yang tidak menyerah. Dirimu yang tetap berjuang untuk kuat dan bangkit adalah dirimu yang luar biasa. Tepuk pelahan bahumu dan katakan terima kasih pada dirimu yang sudah bertahan dengan luar biasa hingga kini.

4. Sampaikan Harapan Terbaik

surat ayah dan dear
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/K-Angle

Untuk dia yang telah meninggalkanmu, semoga dia bisa menemukan kebahagiaannya sendiri. Untuk dirimu yang kini masih berusaha untuk bangkit lagi, tetap hadirkan doa dan harapan untuk dirimu bisa berjuang lebih keras lagi menghadapi situasi sulit ini. Sesulit dan serumit apa pun keadaan saat ini, urai dan ringankan semuanya melalui harapan-harapan yang terangkai dengan baik.

5. Lakukan Hal yang Membuatmu Tersenyum

surat ayah dan titip rindu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Kanyanat+Kasemsook

Fokusmu kini adalah dirimu sendiri. Perasaan ditinggalkan dan sendirian tidak selalu mudah untuk diterima. Meskipun begitu, manfaatkan saja peluang dan kesempatan yang ada saat ini untuk melakukan hal-hal yang bisa membuatmu kembali tersenyum. Lakukan hal-hal yang bisa membuatmu merasa bahagia lagi. Sesederhana apa pun itu, selama itu bisa membuatmu tersenyum maka itu layak dilakukan.

Semoga luka di hatimu segera sembuh. Semoga kesedihan segera tergantikan dengan kebahagiaan. Terima kasih sudah berjuang hingga titik ini, kamu luar biasa.

 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela