5 Bukti Dirimu Sebenarnya Bisa Mengendalikan Emosi dengan Baik

Endah Wijayanti19 Jun 2022, 16:45 WIB
Diperbarui 19 Jun 2022, 16:45 WIB
perempuan dan kerja keras

Fimela.com, Jakarta Jika kita masih terlalu pemarah, mudah meledak, atau malah suka memendam emosi sendiri, maka kita masih perlu belajar lagi untuk mengendalikan diri dengan lebih baik. Memiliki kemampuan mengendalikan emosi yang baik menjadi bekal penting untuk bisa bertahan seiring bertambahnya usia kita. Sebab makin dewasa, kita makin menyadari betapa pentingnya punya kendali emosi yang baik agar hidup bisa lebih bahagia.

Kita semua punya peluang untuk mengendalikan emosi dengan baik. Malah bisa jadi selama ini kita sudah punya potensi untuk mengelola emosi dengan baik, tinggal bagaimana kita perlu mengasahnya dengan tingkat sensitivitas yang lebih sehat lagi. Berikut ini lima tanda yang bisa jadi bukti bahwa sebenarnya kita bisa mengelola emosi dengan baik.

 

1. Bisa Menanggapi Emosi dengan Tepat

perempuan bekerja keras
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/PRImageFactory

Mengutip buku How to Love, emosi itu seperti cuaca, selalu berubah dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, mengendalikan emosi mirip dengan cara kita merespons cuaca yang berubah-ubah. Seperti memakai payung saat hujan atau mengenakan baju yang lebih tebal saat cuaca dingin. Mengendalikan emosi secara dewasa adalah dengan menanggapinya secar tepat. Saat kita merasakan emosi tertentu, kita tidak langsung menghakimi atau menyalahkan hal-hal eksternal. Justru, kita sudah lebih fokus menanggapinya dengan cara paling tepat sesuai kemampuan kita.

2. Tidak Bertindak Sembarangan

berkacamata bekerja cantik dewasa
ilustrasi./copyright by paulaphoto/Shutterstock

Orang yang bisa mengontrol emosi dengan baik tidak akan bertindak sembarangan saat emosi sedang tinggi. Mengutip buku How to Respect Myself, orang yang mampu mengontrol emosi dengan baik memahami apa, sebesar apa, dan apa dampak emosi yang dirasakannya. Kalau kamu tipe orang yang masih sering meledak atau marah-marah di depan siapa pun ketika tekanan emosi memuncak, maka kamu belum punya kemampuan mengontrol emosi yang baik.

 

3. Memastikan Pikiran Jernih sebelum Membuat Keputusan

tegas mandiri dewasa angkuh
ilustrasi./Dean Drobot/Shutterstock

Sebelum membuat sebuah keputusan penting atau melakukan tindakan besar, orang dengan kontrol emosi yang baik akan memastikan gelombang emosinya reda dan stabil lebih dulu. Memastikan pikiran sudah jernih dan perasaan tenang menjadi prioritas utama sebelum membuat sebuah keputusan. Sehingga tidak pernah gegabah ketika mengambil pilihan sebab menyadari bahwa selalu ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan dari setiap pilihan yang ada.

4. Bisa Menerima Perbedaan Sikap

perempuan baju kuning bahagia
ilustrasi/Dean Drobot/Shutterstock

Isi kepala kita dan isi kepala orang lain tak pernah sama. Pikiran kita dan pikiran orang lain pastinya berbeda. Kita tak bisa selalu memaksakan keinginan atau kehendak kita kepada orang lain. Tak bisa memaksakan orang lain merasakan emosi yang sama dengan kita meski situasi yang disikapi sama. Saat sudah bisa menerima perbedaan sikap ini, maka sudah ada kedewasaan dalam cara kita berpikir.

 

5. Tidak Mencari Kambing Hitam

mandiri percaya diri
ilustrasi./popcorner/Shutterstock

Tidak mencari kambing hitam atas realitas atau nasib yang sedang kita rasakan. Maksudnya kita tak lagi menyalahkan orang lain atau keadaan atas setiap emosi dan perasaan yang hadir di dalam diri kita. Saat ada masalah, kita fokus mencari jalan keluarnya. Saat emosi sedang tidak stabil, kita melakukan sejumlah upaya terbaik yang bisa kita lakukan untuk membuat hati lebih tenang lagi.

Selalu ada kesempatan dan ruang untuk meningkatkan kemampuan mengelola emosi dengan baik. Semoga kebahagiaan dan kenyamanan senantiasa bisa kita dapatkan dalam hidup ini, ya.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓