5 Cara Tenangkan Hati saat Gelisah Hadapi Tekanan Hidup

Endah Wijayanti09 Agu 2022, 12:35 WIB
Diperbarui 09 Agu 2022, 13:19 WIB
surat ayah dan rindu yang tak sampai

Fimela.com, Jakarta Tekanan hidup dan berbagai macam tuntutan bisa bertambah seiring waktu berjalan. Makin bertambah usia, makin banyak hal yang harus kita selesaikan. Berbagai macam persoalan yang hadir pun bisa membuat kita rentan mengalami rasa gelisah.

Untuk redakan rasa gelisah, ada sejumlah cara yang bisa kita coba. Berikut ini lima strategi sederhana yang bisa bantu redakan rasa gelisah hadapi tekanan hidup. Langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

 

1. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

surat ayah dan kehebatannya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/K-Angle

Kita bisa menyepi atau mencari waktu untuk menepi sejenak dari keramaian. Meluangkan waktu unutk diri sendiri bisa bantu redakan gelisah karena kita memberi kesempatan bagi benak kita untuk beristirahat. Mengutip buku Meditations, Marcus Aurelius mengungkapkan, "Tak ada tempat yang lebih tenang dan rileks daripada saat seorang manusia beristirahat dengan masuk ke dalam jiwanya sendiri, terutama ketika di dalam dirinya memiliki pikiran-pikiran seperti itu, sehingga melihat ke dalamnya akan membuatnya segera dan sepenuhnya merasa tenang; dan aku tegaskan bahwa ketenangan tidak lain adalah pikiran yang teratur dengan baik."

2. Rapikan Sesuatu

surat ayah dan potongan cerita
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Vanatchanan+Buahom

Pikiran yang teratur bisa minim rasa gelisah. Saat perasaan dilanda gelisah, cemas, dan was-was berlebihan, kita bisa coba untuk merapikans sesuatu. Entah merapikan rak, kamar, atau sekadar menata ulang barang-barang yang ada di ruangan. Merapikan sesuatu akan menghadirkan kesibukan dan bantu menguraikan benang kusut di kepala.

 

3. Menangis Secukupnya

surat ayah dan titip rindu juga ke ibu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/domesq

Menangis bisa menjadi salah satu mekanisme terbaik untuk menenangkan diri. Ada penelitian yang mengungkapkan bahwa menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Sitem saraf simpatis, membantu tubuh untuk beristirahat dan melancarkan sistem metabolisme. Namun, manfaatnya tidak langsung, mungkin perlu beberapa menit untuk meneteskan air mata sebelum merasakan efek menenangkan dari menangis.

4. Tidak Perlu Memaksa Diri Berlebihan

surat ayah dan titip rindu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Kanyanat+Kasemsook

Tidak semua hal bisa kita lakukan. Tak semua urusan bisa kita kerjakan dengan sempurna. Untuk hal-hal yang berada di luar kuasa kita, ikhlaskan dan relakan. Lalu, fokus pada hal-hal yang masih bisa kita upayakan agar tidak merasa gampang gelisah lagi.

5. Sampaikan Terima Kasih untuk Diri Sendiri

surat ayah dan mirip berdebat
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Mrsiraphol

Setelah menangis atau bahkan meratapi nasib karena rasa capek yang luar biasa dalam menjalani hidup, kini saatnya untuk berterima kasih pada diri sendiri. Terima kasih pada diri yang masih memilih untuk bertahan di situasi sulit. Terima kasih pada diri yang masih berupaya untuk memulihkan diri di saat baru terjatuh atau terluka.

Terima kasih sudah berjuang dan bertahan hingga sekarang. Semua yang kamu lakukan hingga titik ini sungguhlah luar biasa.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela