5 Cara Tegarkan Diri saat Masalah Datang Silih Berganti

Endah Wijayanti27 Sep 2022, 12:45 WIB
Diperbarui 27 Sep 2022, 12:45 WIB
ibu yang pemaaf

Fimela.com, Jakarta Masalah yang datang silih berganti memang bisa membuat kita sangat stres dan tertekan. Ketika menyerah atau putus asa tidak bisa jadi pilihan, maka bertahan dan tetap berjuang menjadi langkah yang harus diambil. Untuk itu, kita perlu berusaha lebih keras untuk tegarkan diri kembali.

Untuk bisa kuatkan jiwa dan tegarkan diri hadapi masalah yang datang silih berganti, ada sejumlah cara yang bisa dicoba. Berikut ini lima hal yang bisa menjadi strategi sederhana untuk membantumu bertahan di tengah masalah dan persoalan hidup yang tak ada habisnya.

 

1. Sadari bahwa Ketidaksempurnaan Itu Manusiawi

mandiri tegar bahagia
ilustrasi perempuan dewasa/Olena Hromova/Shutterstock

Ada hal-hal yang memang berada di luar kendali kita. Ada hal-hal yang terjadi di luar keinginan dan kehendak kita. Hanya saja sadari kembali bahwa ketidaksempurnaan adalah hal yang manusiawi. Memang akan terasa berat saat berbagai masalah datang silih berganti. Bila hal ini terjadi, izinkan saja diri kita untuk menangis dan bersedih. Izinkan diri untuk meluapkan semua kesedihan untuk membuat langkah kita ke depannya bisa lebih ringan.

2. Selesaikan Persoalan yang Mudah Lebih Dulu

cantik tersenyum bahagia
ilustrasi perempuan minum teh kopi/Makistock/Shutterstock

Masalah yang datang silih berganti bisa saja di luar kendali diri kita. Namun, kita selalu bisa untuk mengurai setiap masalah dan mencoba untuk menyelesaikannya satu per satu sesuai kemampuan kita. Kita bisa coba menyelesaikan persoalan yang menurut kita paling mudah lebih dulu. Setidaknya ketika ada satu hal yang berhasil dibereskan, kita bisa menemukan semangat untuk kembali melangkah dan berjuang.

 

3. Menguraikan Perasaan Lewat Tulisan

surat ayah dan berjauhan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/pixs4u

Menuliskan emosi dan perasaan apa adanya ini menjadi salah satu cara untuk mencegah perasaan murung atau merutuki diri sendiri. "Untuk dapat mengontrol emosi, kita harus tahu cara menghadapinya. Emosi bagaikan ombak yang membentang di depan kita. Kita harus bersiap-siap untuk menaikinya agar tidak terseret di dalamnya," tulis psikiater Yoon Hong Gyun dalam bukunya, How to Respect Myself. Dia pun menyarankan untuk menulis Catatan Emosi sebagai cara untuk mengontrol emosi. Menulis bisa bantu menguraikan isi hati dan perasaan sehingga bisa terasa lebih tenang.

 

4. Perkuat Pikiran Baik

surat ayah dan tanpa hadirmu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/shisukaa

Perkuat pikiran baik untuk meluruhkan pikiran yang terlalu buruk. Saat muncul pikiran negatif, akui itu tapi setelah itu coba luruhkan dengan menghadirkan sudut pandang yang lebih positif. Monolog diri yang terlalu negatif hanya akan melemahkan mental kita. Maka, cobalah untuk menciptakan "mantra" positif yang bisa diulang setiap kali merasa sulit untuk melangkah. Dengan demikian, kita bisa tetap kuat hadapi masalah yang ada.

5. Bernapas Lebih Perlahan

yoga sebelum tidur
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/petrunjela

Coba sadari napas untuk tenangkan diri. Bisa dengan menepi sejenak dari keriuhan. Lalu, tarik napas dan embuskan perlahan, ulangi beberapa kali sampai detak jantung bisa lebih tenang. Menyadari napas dan bernapas dengan lebih perlahan dapat menjadi langkah pertama untuk mengumpulkan kekuatan dalam diri untuk lebih tegar lagi.

Semoga ke depannya kita bisa makin kuat dan tegar hadapi berbagai persoalan hidup, ya. Terima kasih sudah melangkah hingga sejauh ini. 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela